Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

Usman Husin dan Bupati Sumba Timur Bahas Penguatan Pertanian, Alsintan hingga Pupuk Jadi Perhatian

  • account_circle Mario
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Penguatan sektor pertanian menjadi perhatian dalam pertemuan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, di Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur, Waingapu, Rabu (12/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan strategis untuk mendukung produktivitas petani di Kabupaten Sumba Timur, mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit produktif, pupuk, hingga fasilitas penunjang sektor pertanian.

Pembahasan ini dinilai penting mengingat sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama kehidupan masyarakat Sumba Timur. Ketersediaan sarana produksi dan peralatan pertanian menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Usman Husin mengatakan, kebutuhan pertanian di Sumba Timur perlu mendapat perhatian secara menyeluruh, tidak hanya pada satu aspek.

“Yang kita bicarakan adalah bagaimana kebutuhan petani Sumba Timur bisa kita dukung secara lebih lengkap. Bukan hanya alat dan mesin pertanian, tetapi juga bibit, pupuk dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Usman.

Menurutnya, bantuan pertanian harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan demikian, program yang diberikan tidak sekadar menjadi bantuan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas produksi petani.

Salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut adalah kebutuhan alsintan. Mekanisasi dinilai penting untuk membantu petani mengolah lahan secara lebih cepat dan efisien, terutama di wilayah dengan hamparan pertanian yang luas.

Dalam rangkaian kunjungannya di Sumba Timur, Usman sebelumnya juga telah menyerahkan bantuan traktor roda empat kepada kelompok tani di wilayah Lewa.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mekanisasi pertanian dan membantu petani dalam mengolah lahan.

Usman menegaskan, dukungan terhadap petani harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kalau kita ingin pertanian semakin produktif, maka sarana pendukungnya harus diperkuat. Petani membutuhkan alat untuk mengolah lahan, membutuhkan bibit yang baik, pupuk dan fasilitas lainnya,” katanya.

Sementara itu, pertemuan dengan Bupati Sumba Timur menjadi ruang untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan program yang dapat diperjuangkan melalui pemerintah pusat.

Usman mengatakan, pemerintah daerah memiliki gambaran yang lebih dekat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan pemerintah daerah penting agar aspirasi yang dibawa ke tingkat pusat memiliki dasar kebutuhan yang jelas.

“Kita perlu komunikasi dengan pemerintah daerah supaya apa yang diperjuangkan ke pusat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyambut baik komunikasi tersebut. Penguatan sektor pertanian dinilai membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI dan pemerintah pusat, terutama dalam pemenuhan sarana produksi serta fasilitas pendukung bagi petani.

Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Usman Husin di Sumba Timur untuk menyerap dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.

Dari alsintan, bibit produktif, pupuk hingga fasilitas pertanian, berbagai kebutuhan tersebut menjadi perhatian bersama untuk memperkuat sektor pertanian Sumba Timur.

Usman menegaskan komitmennya untuk terus membawa kebutuhan masyarakat daerah ke tingkat pemerintah pusat.

“Selama itu menjadi kebutuhan masyarakat dan bisa kita perjuangkan, tentu akan kita perjuangkan,” tegasnya.

Dengan sinergi pemerintah daerah dan dukungan perjuangan di tingkat pusat, penguatan sektor pertanian Sumba Timur diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan petani.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cakrabuana Karnaval: Sinergi UMKM dan Budaya Lokal Dongkrak Ekonomi Cirebon

    Cakrabuana Karnaval: Sinergi UMKM dan Budaya Lokal Dongkrak Ekonomi Cirebon

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 60
    • 0Komentar

    CIREBON , JARRAKPOS.COM – Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memadukan pelestarian budaya dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Melalui acara Cakrabuana Karnaval, UMKM Cakrabuana berhasil menghadirkan kolaborasi strategis bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UKM. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/08) di Pendopo Bupati Cirebon ini menjadi bukti nyata bahwa seni tradisi dan […]

  • Butuh Persiapan Maksimal Menuju PON 2028

    Butuh Persiapan Maksimal Menuju PON 2028

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 289
    • 0Komentar

    MEDAN – Jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara bakal berkurang dibanding PON 2024. Hal itu dipastikan akan mengurangi jumlah raihan medali Kontingen Sumatera Utara. Hal itu diungkapkan Kepala Dispora Sumut, M Mahfullah Pratama Daulay SSTP MAP saat menjadi narasumber pada Workshop Jurnalistik 2025 yang digelar SIWO PWI […]

  • Warga Lae Ikan Protes, Persoalkan Surat Kades Tanjung Mulia yang Jadi Dasar Usulan Pencoretan DPT

    Warga Lae Ikan Protes, Persoalkan Surat Kades Tanjung Mulia yang Jadi Dasar Usulan Pencoretan DPT

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS — Polemik pemilihan kepala kampong (Pilkades) Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, memanas. Sebanyak 35 warga mempersoalkan surat keterangan yang dikeluarkan Kepala Desa Tanjung Mulia, Pos Manik, terkait status domisili mereka. Surat bernomor 400.12.2.1/165/12.15 01 2002/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026 itu menyatakan bahwa 35 warga tersebut tidak berdomisili di Kampong Lae Ikan. Surat […]

  • Bursa PSSI Sumut, Taufik: Idris Punya Visi dan Misi Brilian

    Bursa PSSI Sumut, Taufik: Idris Punya Visi dan Misi Brilian

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Medan – Visi dan misi untuk memajukan sepak bola berfokus pada pembangunan ekosistem yang menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga prestasi nasional Begitu visi dan misi Idris SE yang menyatakan kesiapannya untuk menakhodai PSSI Sumut empat tahun kedepan. Saat ini PSSI Sumut dikendalikan Plt Arya Sinulingga. Kongres Luar Biasa PSSI Sumut dijadwalkan Oktober mendatang […]

  • SPs “UNIKU” Gelar Matrikulasi Bagi 40 Camaba S2

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 760
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Kuningan (Uniku) secara resmi menyelenggarakan program matrikulasi yang diperuntukan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025 / 2026. Kegiatan tersebut, dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu tanggal 04 – 05 Oktober 2025, yang dipusatkan di Aula Sekolah Pascasarjana kampus I Uniku. Hadir dalam acara tersebut, Rektor Uniku Prof. Dr. […]

  • Akhirnya Cak Ta’in Laporkan Pemakaian Mobil Dinas Dobel Pimpinan DPRD Batam ke KPK

    Akhirnya Cak Ta’in Laporkan Pemakaian Mobil Dinas Dobel Pimpinan DPRD Batam ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 989
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) membuktikan janjinya untuk melaporkan persoalan sikap dan perilaku Pimpinan DPRD Kota Batam yang menerima ‘dobel’ mobil dinas Toyota Fortuner dan Hyundai Palisade ke KPK. Laporan dimasukkan ke bagian pengaduan lembaga anti rasua tersebut Rabu, 3 September 2025. Penggunaan ‘dobel’ mobil dinas itu bukan saja soal etika […]

expand_less