Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Stok Beras Berlimpah, BULOG Perkuat Gerakan Pangan Murah di Alor

Stok Beras Berlimpah, BULOG Perkuat Gerakan Pangan Murah di Alor

  • account_circle Mario
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perum BULOG memastikan ketersediaan stok beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi aman dan mencukupi. Saat ini, stok beras yang tersimpan di Gudang BULOG Kalabahi Kota mencapai sekitar 1.500 ton, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan beras.

Untuk memastikan stok yang tersedia dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, BULOG terus memperkuat penyaluran beras melalui berbagai saluran, salah satunya dengan memassifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik yang mudah dijangkau masyarakat.

Gerakan Pangan Murah pada hari ini dilaksanakan di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaeser Hula dan akan terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat Alor mendapatkan pangan yang berkualitas dan terjangkau. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG, Fauzan Dipo Pribadi serta Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil NTT, Arrahim K Kanam .

Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi untuk memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mengapresiasi langkah BULOG dalam memperkuat distribusi pangan melalui Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Alor. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi BULOG yang terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau. Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendukung upaya menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kabupaten Alor,” ujar Johni, (9/8/2026).

Ia menambahkan, kondisi geografis NTT yang terdiri dari banyak wilayah kepulauan membutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh stakeholder terkait.

“Alor merupakan bagian penting dari NTT yang memiliki karakteristik geografis tersendiri. Karena itu, ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, dapat memperoleh pangan dengan mudah dan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG, Fauzan Dipo Pribadi, yang hadir langsung menyaksikan pelaksanaan GPM di Alor, mengatakan bahwa ketersediaan stok yang cukup menjadi modal penting bagi BULOG untuk terus menghadirkan pangan dengan harga terjangkau di tengah masyarakat.

“Stok beras BULOG di Alor saat ini sekitar 1.500 ton. Ini menunjukkan bahwa pasokan beras dalam kondisi aman. Karena itu, stok yang tersedia akan terus kami gerakkan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Fauzan Dipo.

Menurutnya, GPM tidak hanya menjadi sarana penyaluran pangan, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang wajar.

“Prinsipnya kami ingin stok yang ada tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga bergerak dan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan GPM dapat dilakukan secara masif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan GPM juga disampaikan Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyambut baik kolaborasi BULOG dan pemerintah dalam menghadirkan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat Alor.

Kehadiran GPM di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi langkah positif untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil NTT, Arrahim K Kanam, menegaskan bahwa BULOG terus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi beras di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk daerah kepulauan seperti Alor.

“BULOG memastikan masyarakat di Alor tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Stok yang ada cukup dan akan terus kami distribusikan melalui berbagai kanal. GPM menjadi salah satu upaya kami untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat,” jelas Arrahim.

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi perhatian BULOG dalam menjaga kelancaran distribusi. Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, mitra kerja, serta berbagai elemen masyarakat terus diperkuat agar pasokan pangan dapat tersedia secara berkelanjutan.

“Semangat kami adalah memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat. Karena itu, BULOG akan terus hadir dan bergerak bersama pemerintah daerah serta seluruh stakeholder untuk menjaga stabilitas pangan di NTT,” kata Arrahim.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaeser Hula sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan BULOG kepada masyarakat. Dengan stok yang memadai, BULOG memiliki ruang yang cukup untuk terus mengoptimalkan distribusi pangan sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BULOG, dan seluruh stakeholder, ketersediaan pangan di wilayah NTT terus diperkuat. BULOG berkomitmen memastikan stok yang tersedia dapat disalurkan secara optimal sehingga pangan tidak hanya tersedia di gudang, tetapi hadir lebih dekat, mudah diakses, dan terjangkau oleh masyarakat.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dramatis di Detik-Detik Akhir: Persib Bandung Segel Gelar Juara Liga Indonesia 2025-2026!

    Dramatis di Detik-Detik Akhir: Persib Bandung Segel Gelar Juara Liga Indonesia 2025-2026!

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Gairah luar biasa menyelimuti atmosfer nonton bareng (nobar) ratusan pendukung Persib Bandung di Minara Kajene Forest, Kuningan, Minggu (17/05/2026). Teriakan histeris, tangis haru, dan gemuruh takbiran pecah seketika saat wasit meniup peluit panjang. Persib Bandung resmi menobatkan diri sebagai Raja Sepak Bola Indonesia musim 2025-2026. ​Kemenangan ini terasa sangat manis sekaligus menegangkan. Bermain […]

  • 50 Hektar Sawah Terendam , Kuwu desa Krasak Isma Gercep Kerja Nyata.

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 558
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Hujan deras yang melanda kabupaten Indramayu beberapa hari yang lalu meninggalkan banjir yang melanda hampir disetiap wilayah, selain itu banjir juga menggenangi areal persawahan yang mulai tananam. Salah satu daerah yang terdampak adalah desa Krasak Kecamatan Jatibarang khususnya di blok lapangan sepak bola dimana 50 hektar sawah siap tanam kini berubah menjadi lautan […]

  • Bupati Bandung Dadang Supriatna Harus Tanggungjawab Soal Skandal Korupsi BDS Rp128 Miliar 

    Bupati Bandung Dadang Supriatna Harus Tanggungjawab Soal Skandal Korupsi BDS Rp128 Miliar 

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM — Skandal dugaan korupsi di PT Bandung Daya Sentosa (BDS), badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Bandung, terus menjadi sorotan. Di tengah proses hukum yang berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, tuntutan agar Bupati Bandung Dadang Supriatna mengambil tanggung jawab moral dan administratif semakin menguat. Kasus yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp128,52 miliar […]

  • Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Irwasda, Dansat Brimob dan Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri

    Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Irwasda, Dansat Brimob dan Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.184
    • 0Komentar

    Press Release Nomor: 246 / VII / HUM.6.1.1. / 2025 / Bidhumas Ra Batam, jarrakpos.com  | Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. pimpin upacara serah terima jabatan pejabat utama Polda Kepri dan Kapolres/Ta jajaran yang bertempat di Lobby Utama Polda Kepri. Pada Rabu (16/7/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. […]

  • Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    Buronan Pelaku Penyerobotan Tanah Berhasil di Tangkap Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bertempat di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang bersama dengan Jaksa Penuntut Umum pada seksi Tindak Pidana Umum telah berhasil mengamankan beronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama terpidana Fuad Khoironi Bin Iskandar dalam perkara penyerobotan, Kamis (8/1/2026) sekira pukul 10.00 s.d […]

  • Skandal Brankas Hilang DPRD Kaur Tahun 2009,Masyarkaat Minta Pertanggung Jawaban Mantan Ketua DPRD Kaur Samsu Amanah

    Skandal Brankas Hilang DPRD Kaur Tahun 2009,Masyarkaat Minta Pertanggung Jawaban Mantan Ketua DPRD Kaur Samsu Amanah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    KAUR, Jarrakpos.com – Dugaan hilangnya brankas milik Sekretariat DPRD Kabupaten Kaur pada tahun 2009 kembali memicu kehebohan publik. Lebih dari satu dekade berselang, kasus ini belum juga terungkap kejelasannya. Kini, sorotan publik mengarah pada siapa yang bertanggung jawab saat itu, termasuk Ketua DPRD masa 2009 yang dinilai harus memberi penjelasan kepada masyarakat. Brankas yang hilang tersebut […]

expand_less