Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Komdigi Tekan Operator: Tutup Celah Registrasi SIM di Mitra dan Gerai, Basmi

Komdigi Tekan Operator: Tutup Celah Registrasi SIM di Mitra dan Gerai, Basmi

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, JARRAKPOS COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil sikap tegas terhadap penyelenggara telekomunikasi seluler untuk memastikan tidak ada lagi celah dalam implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Fokus pengawasan kini diperluas hingga ke lini terdepan, yakni jaringan mitra distribusi dan gerai penjualan, setelah ditemukan adanya ketidaksesuaian prosedur di lapangan tiga pekan pasca-berlakunya kebijakan tersebut.

Penegasan ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam pertemuan Komitmen Bersama Implementasi Registrasi Pelanggan Berbasis Data Biometrik bersama para Direktur Utama operator seluler di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Meutya menekankan bahwa keseragaman standar keamanan adalah kunci utama keberhasilan kebijakan ini.

“Jangan sampai ada disparitas standar. Registrasi di aplikasi harus sama ketatnya dengan registrasi di gerai fisik. Registrasi di Jakarta harus sama validnya dengan di daerah terpencil. Kami tidak akan mentolerir adanya ‘jalur tikus’ atau kelonggaran di tingkat mitra distributor yang bisa dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegas Meutya.

Langkah keras ini diambil mengingat besarnya dampak ekonomi dan sosial akibat penyalahgunaan nomor seluler anonim. Data yang dipaparkan Komdigi menunjukkan urgensi masalah ini:
* PPATK mencatat perputaran dana judi online pada 2025 mencapai angka fantastis Rp286,8 triliun.
* Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melaporkan kerugian masyarakat akibat penipuan sebesar Rp9,1 triliun dari lebih 432 ribu laporan antara November 2024 hingga awal 2026.
* Hingga pertengahan Juli 2026, Komdigi telah menerima lebih dari 30.000 aduan spesifik terkait penggunaan nomor seluler untuk pemerasan dan penipuan.

Meutya menjelaskan bahwa registrasi biometrik bukan sekadar formalitas administratif, melainkan “benteng hulu” untuk memutus mata rantai kejahatan siber. Dengan memverifikasi identitas fisik pengguna secara langsung melalui data biometrik, anonimitas yang selama ini menjadi tameng pelaku kejahatan dapat dibongkar.

“Tujuannya sederhana: setiap nomor yang aktif harus bisa dipertanggungjawabkan kepemilikannya. Jika terjadi kejahatan, pelacakan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat karena identitas pemiliknya telah terverifikasi secara biologis, bukan hanya berdasarkan dokumen yang bisa dipalsukan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat lebih dari 10,03 juta pelanggan telah berhasil teregistrasi melalui sistem biometrik. Namun, tantangan terbesar tetap terletak pada sisa ratusan juta pelanggan aktif lainnya. Pemerintah menargetkan migrasi penuh bagi seluruh 291,16 juta pelanggan seluler di Indonesia.

Menanggapi arahan tersebut, perwakilan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyatakan kesiapan untuk memperketat audit internal terhadap ribuan mitra penjualan mereka. Operator berkomitmen memberikan sanksi tegas bagi mitra yang melanggar prosedur registrasi, termasuk pemutusan kerja sama, guna menjamin kepatuhan total terhadap regulasi pemerintah.

Dengan pengawasan yang ketat hingga ke akar rumput, Komdigi berharap ekosistem telekomunikasi Indonesia menjadi lebih bersih, aman, dan mampu melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital yang kian canggih.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Lahan Warga Kampong Cepu Vs PT. Bensuli, Kuasa Hukum Cegat Pengukuran BPN

    Sengketa Lahan Warga Kampong Cepu Vs PT. Bensuli, Kuasa Hukum Cegat Pengukuran BPN

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, jarrakpos.com – Rencana pengukuran ulang tapal batas lahan antara PT Bensuli Salam Makmur (BSM) dan masyarakat Kampong Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, akhirnya ditunda setelah mendapat keberatan dari kuasa hukum warga. Kuasa hukum masyarakat Kampong Cepu, Adv. Abdul Rani, S.H., C.P.C.L.E., menegaskan penolakannya terhadap pelaksanaan pengukuran ulang yang dijadwalkan pada Rabu (17/6/2026). Menurutnya, pengukuran […]

  • ‎SMK Farmasi Ikasari Dumai Membuka Dua Jurusan Yang Siap Membuat Anak Didik Bisa Bersaing

    ‎SMK Farmasi Ikasari Dumai Membuka Dua Jurusan Yang Siap Membuat Anak Didik Bisa Bersaing

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 129
    • 0Komentar

      ‎Dumai,Jarrakpos.com – Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Ikasari cabang Dumai,kini mulai menggeliat di dunia pendidikan,yang awal pertama berdirinya SMK Farmasi Ikasari Dumai, belum begitu di kenal oleh masyarakat pada umumnya. ‎Sekarang telah di gandrungi oleh para anak anak yang ingin melanjutkan ke jenjang menengah atas kejuruan.13/07/26 ‎ ‎Seiring dengan berjalannya waktu kebutuhan akan tenaga ahli […]

  • Forkopimcam Sindang Hadiri Acara Buka Bersama dengan Pemdes dan Masyarakat Terusan.

    Forkopimcam Sindang Hadiri Acara Buka Bersama dengan Pemdes dan Masyarakat Terusan.

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 260
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPost.Com- Dalam rangka syiar Islam dan silaturahim antara Forkopimcam , Pemdes Terusan dan Masyarakat desa Terusan di adakan buka puasa bersama dan tarawih. Hal ini dilakukan agar aparat pemerintah kecamatan, Forkopimcan dan masyarakat terjalin hubungan yang harmonis serta dekat dengan masyarakat. Selain itu hal ini sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat desa Terusan . […]

  • Di ujung Kota Kupang, Fatubena jadi sejarah baru Gerakan Pramuka di NTT

    Di ujung Kota Kupang, Fatubena jadi sejarah baru Gerakan Pramuka di NTT

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 100
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ketua Umum Panitia Jambore Daerah (JAMDA) X  Pramuka NTT, Ambrosius Kodo yang juga Kadis P&K NTT pada Senin 27 Juli 2026 menyatakan, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dijadwalkan membuka Jambore Daerah Pramuka Penggalang Se-NTT  pada Rabu Pagi 29 Juli 2026 di Bumi Perkemahan (BUPER) Fatubena, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. ” […]

  • Wali Kota Batam Tegaskan Tidak Intervensi Laporan PMII Terhadap Kadisdik Kota Batam

    Wali Kota Batam Tegaskan Tidak Intervensi Laporan PMII Terhadap Kadisdik Kota Batam

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Wali Kota Batam Amsyakar Achmad mengatakan tidak akan mencampuri proses hukum tentang laporan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan dugaan eksploitasi pelajar. Menurut Amsyakar perkara yang masuk kerana hukum sepenuhnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.Karena itu pemerintah menghormati proses hukum yang berjalan tanpa melakukan […]

  • FPK NTT Hadir untuk Warga Terdampak Gempa di Riung, Bantuan Disalurkan ke 75 KK

    FPK NTT Hadir untuk Warga Terdampak Gempa di Riung, Bantuan Disalurkan ke 75 KK

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 53
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa bumi Flores terus mengalir. Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali hadir membantu warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascagempa, kali ini di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Bantuan tersebut menyasar warga di Kelurahan Benteng Tengah dan Desa Lengkosambi Utara, dua wilayah yang turut […]

expand_less