Kelalaian Sesaat, Petaka Menjelang Malam: 8 Ekor Kambing Hangus dan Rumah Warga Pasawahan Ludes Dilalap Api
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Malam Senin (20/7/2026) menjadi malam yang kelam bagi seorang warga di Blok Puhun, Desa Pasawahan, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon. Sebuah kelalaian kecil dalam membuang sisa pakan ternak berujung pada musibah kebakaran yang melahap kandang kambing sekaligus merembet ke kamar tidur rumah tinggal. Delapan ekor kambing mati terbakar, dan sejumlah harta benda hangus menjadi abu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan (Kabid PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 20.40 WIB dari warga bernama Hadi. Segera setelah laporan diterima, Regu III Damkar Sektor Lemahabang yang dipimpin langsung oleh Dansek Imron meluncur ke lokasi dan tiba di TKP pada pukul 21.00 WIB.
“Kondisi saat tim kami tiba cukup memprihatinkan. Api sudah cukup besar dan menjalar dari area belakang rumah menuju kamar tidur. Angin kencang malam itu mempercepat penyebaran api,” ungkap Eno Sujana saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan keterangan warga sekitar, titik awal api bermula dari pembakaran sisa pakan kambing yang dilakukan oleh oknum/pemilik di area selatan belakang rumah. Sisa api yang diduga belum benar-benar padam atau terbawa angin, kemudian menyambar kandang kambing. Karena posisi kandang yang berdekatan dengan dinding kamar tidur, api dengan cepat menjalar ke dalam rumah.
“Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Beruntung, warga sekitar sigap melihat asap dan api sebelum melaporkan ke pos Damkar. Mereka juga berusaha memadamkan dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan profesional datang,” tambah Eno.
Di lapangan, Dansek Imron segera mengkomandoi anggotanya untuk menggelar selang dan fokus memutus rantai api agar tidak menjalar ke bagian rumah lainnya yang masih selamat. Berkat kerja sama dengan Polsek Susukan Lebak, Koramil Sindanglaut, perangkat desa, dan warga, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.45 WIB. Proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 22.02 WIB untuk memastikan tidak ada bara tersisa.
Meskipun nihil korban jiwa, musibah ini menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 40 juta. Selain hangusnya kandang kambing berukuran 3×3 meter dan kamar tidur berukuran 3×3 meter, delapan ekor kambing milik warga turut menjadi korban.
Di dalam kamar yang terbakar, terdapat barang-barang pribadi seperti lemari, dipan, kipas angin, serta dompet berisi uang tunai Rp 250.000 dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ikut ludes. Sementara itu, bagian rumah seluas ±72 meter persegi lainnya berhasil diselamatkan.
Eno Sujana menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga tersebut. Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya peternak atau mereka yang memiliki aktivitas pembakaran di luar ruangan, untuk lebih berhati-hati.
“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Perhatikan arah angin dan jarak antara area pembakaran dengan bangunan mudah terbakar. Kelalaian sesaat bisa berdampak pada kehilangan harta dan hewan ternak yang merupakan sumber penghidupan,” pesannya.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi kejadian mulai kondusif, namun duka masih terasa bagi pemilik rumah yang harus kehilangan hewan ternak dan sebagian harta bendanya dalam satu malam.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar