Tahun 2026 “UNIKU” Lepas 1.169 Peserta KKN
- account_circle Ghana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.MPd., Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), Prof. Dr. Eeng Ahman, MS., Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., Wakil Rektor I, Dr. Toto Supartono, S.Hut., M.Si., dan Kepala Bidang Pengabdian LPPM, Dr. Dadang Solihat, M.Pd.B.I., mewakili Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM), Dr. Ilham Adhya, M.Si., melepas secara resmi 1.169 mahasiswa/i peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Uniku Tahun 2026.
Pelepasan dilaksanakan di Lapangan Rektorat Kampus I Universitas Kuningan pada Senin pagi (13/7/2026). Sebanyak 1.169 mahasiswa akan diterjunkan ke dalam 60 kelompok yang tersebar di enam kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Brebes.
Dalam laporannya, Kepala LPPM Universitas Kuningan yang diwakili Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Dadang Solihat, M.Pd.B.I., menyampaikan bahwa peserta KKN berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 279 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 469 mahasiswa, Fakultas Ilmu Komputer 305 mahasiswa, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan 61 mahasiswa, serta Fakultas Hukum 55 mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menjelaskan bahwa tema KKN tahun ini adalah “Akselerasi Berdampak Menuju Desa Mandiri dan Berdaya Saing Berbasis Inovasi Lingkungan, Digitalisasi UMKM, dan Literasi Terintegrasi.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi arah implementasi program mahasiswa agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengelolaan lingkungan, penguatan UMKM berbasis digital, serta peningkatan literasi pendidikan, ekonomi, kecerdasan buatan (AI), dan hukum.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang bagi mahasiswa untuk hadir bersama masyarakat, memahami persoalan, dan memberikan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Rektor Anna juga menyampaikan agar Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN bisa membimbing secara efesien, efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa dan tentunya juga harus berkelanjutan.
“Semoga KKN ini berjalan lancar, kemudian teman-teman semua selamat dan memberikan dampak berkelanjutan bagi desa nya,” harapnya.
Ketua Dewan Pembina YPSAK, Prof. Dr. Eeng Ahman, MS., juga menaruh harapan yang sangat besar di pundak mahasiswa/i KKN Tahun 2026.
“Jadilah representasi yang baik dari almamater. Jaga nama baik Universitas Kuningan dengan mengedepankan etika, sopan santun, dan kearifan lokal. Hormati adat istiadat setempat, dengarkan keluh kesah warga, dan tempatkan diri kalian bukan sebagai pembawa petuah yang menggurui, melainkan sebagai mitra yang berjalan beriringan bersama masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar., M.Si menyampaikan apresiasi kepada Uniku yang secara konsisten menjadikan KKN sebagai wahana pengabdian nyata kepada masyarakat sekaligus menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan di lapangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada sivitas akademika Universitas Kuningan yang terus konsisten menjadikan KKN bukan hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai ruang pengabdian nyata kepada masyarakat. Uniku telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Bupati berpesan agar seluruh peserta KKN menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat setempat, membangun komunikasi yang santun, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra sejajar dalam proses pengabdian. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar