Warga Oelunggu: “Kami Tidak Mau Jadi Penonton Lagi, Kami Siap Jadi Pemain dan Golkan Pak Usman”
- account_circle Mario
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Kemeriahan Hus Kuda Usman Husin Cup II di Lapangan Ombok, Kecamatan Rote Barat Laut, memang telah usai. Namun, perjalanan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, pada Kamis (2/7/2026) petang, ternyata belum benar-benar berakhir.
Di tengah perjalanan meninggalkan lokasi festival budaya tersebut, telepon demi telepon masuk ke stafnya. Tokoh-tokoh masyarakat Desa Oelunggu, Kecamatan Lobalain, terus meminta agar Usman Husin bersedia singgah untuk bertemu langsung dengan warga.
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Sejak beberapa jam sebelumnya, ratusan masyarakat telah berkumpul dan rela menunggu hanya untuk bisa bertatap muka dengan wakil rakyat yang selama ini mereka kenal lewat berbagai program aspirasi di bidang pertanian.
Mendengar antusiasme tersebut, Usman Husin bersama rombongan akhirnya mengubah rute perjalanan dan langsung menuju Desa Oelunggu.
Setibanya di lokasi, suasana begitu hangat. 300 lebih warga menyambut kedatangan Usman Husin dengan antusias. Kesempatan bertemu langsung itu dimanfaatkan masyarakat untuk berdialog, menyampaikan berbagai kebutuhan desa, sekaligus mengungkapkan harapan agar perhatian terhadap petani terus berlanjut.
Dalam pertemuan tersebut, salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan pernyataan yang disambut tepuk tangan warga.
“Kami tidak mau jadi penonton lagi. Kami siap jadi pemain dan golkan Pak Usman. Baru kali ini kami bisa bertemu langsung dengan beliau. Karena itu kami ingin menyampaikan dukungan secara langsung,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya antusiasme masyarakat yang mengaku ingin terlibat aktif dalam mendukung perjuangan Usman Husin sebagai wakil rakyat.
Bagi mereka, kehadiran Usman di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa aspirasi warga benar-benar didengar.
Dialog berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Berbagai kebutuhan pertanian disampaikan secara terbuka kepada Usman Husin, mulai dari alat perontok padi, mesin pompa air berkapasitas besar, hand traktor hingga hand sprayer yang dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Oelunggu.
Kepala Desa Oelunggu, Dusri Lens Mesah, mengapresiasi respons cepat terhadap berbagai usulan yang disampaikan masyarakat.
“Kami mengusulkan satu unit perontok padi, tiga mesin pompa air berukuran besar, satu unit hand traktor, serta tiga unit hand sprayer. Kami menyampaikan terima kasih karena usulan tersebut langsung mendapat respons sebagai rencana bantuan. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat kami,” katanya.
Ia juga menyampaikan doa dan dukungan agar Usman Husin tetap dipercaya menjadi wakil masyarakat Nusa Tenggara Timur di DPR RI.
“Kami bersama seluruh masyarakat Desa Oelunggu mendoakan Bapak Usman Husin agar tetap berada di Senayan sehingga dapat terus memperhatikan masyarakat, khususnya Desa Oelunggu,” ujarnya.
Sementara itu, Usman Husin menegaskan bahwa bertemu langsung dengan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI.
Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan agar dapat diwujudkan melalui berbagai program pemerintah pusat.
Pertemuan yang berlangsung sederhana itu akhirnya menjadi penutup perjalanan Usman Husin di Rote Ndao hari itu. Di balik kemeriahan festival budaya Hus Kuda, tersimpan kisah lain tentang masyarakat desa yang rela menunggu berjam-jam demi menyampaikan aspirasi dan harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat yang mereka percayai.
Bagi warga Oelunggu, mereka tidak ingin lagi hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ingin menjadi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan perubahan bagi desa mereka.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar