HIPMALIM Raya NTT Nilai Kepemimpinan Christian Widodo–Serena Francis Hadirkan Transformasi Sosial di Kota Kupang
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Muslim Manggarai Raya (HIPMALIM Raya) NTT menilai kepemimpinan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis membawa perubahan besar dalam arah pembangunan Kota Kupang yang lebih inklusif, partisipatif, dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua HIPMALIM Raya NTT, Muhammad Saleh, yang melihat kepemimpinan keduanya sebagai bentuk transformasi sosial yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama pemerintahan.
Menurutnya, berbagai kebijakan yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia dan penguatan keadilan sosial di tengah masyarakat Kota Kupang.
“Pandangan kami, kepemimpinan dr. Christian Widodo dan Serena Francis menghadirkan era transformasi sosial yang inklusif dan partisipatif. Paradigma pemerintahan diubah menjadi lebih dekat dengan masyarakat akar rumput,” ujar Muhammad Saleh, (18/5/3026).
Ia menilai salah satu langkah yang paling mendapat perhatian publik adalah keputusan Wali Kota dan Wakil Wali Kota menolak pengadaan mobil dinas baru dan mengalihkan anggarannya untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan hanya simbol penghematan, tetapi juga bentuk de-elitisasi kepemimpinan yang mampu menghapus jarak antara pemimpin dan rakyat.
“Keputusan itu menunjukkan bahwa pemimpin hadir untuk melayani. Secara sosiologis, langkah tersebut menciptakan kedekatan psikologis antara pemerintah dan masyarakat serta mengikis sekat-sekat kelas sosial,” katanya.
HIPMALIM Raya NTT juga menilai pembangunan infrastruktur dasar, revitalisasi pendidikan, hingga perhatian terhadap penyandang disabilitas dan kelompok rentan merupakan bentuk nyata pembangunan inklusif yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang.
Muhammad Saleh menyebut pemerintah berupaya memastikan seluruh masyarakat, termasuk kelompok marginal dan masyarakat di wilayah pinggiran, memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Pemerintah Kota Kupang tidak hanya membangun kota secara fisik, tetapi juga membangun rasa keadilan sosial bagi masyarakat. Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan pembangunan yang merata,” ujarnya.
Selain itu, HIPMALIM Raya NTT mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan UMKM, perempuan kepala keluarga, dan penyintas kekerasan.
Menurutnya, langkah tersebut memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus membangun modal sosial di tengah kehidupan perkotaan.
“Ekonomi kerakyatan yang dibangun pemerintah menjadi kekuatan penting dalam memperkuat solidaritas sosial masyarakat Kota Kupang,” katanya.
Di sektor pelayanan publik, HIPMALIM Raya NTT menilai reformasi birokrasi yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang telah membawa perubahan signifikan.
Pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan berkeadilan disebut berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Predikat pelayanan publik terbaik di NTT menjadi bukti adanya perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan. Kepercayaan publik adalah modal penting dalam pembangunan,” tambah Muhammad Saleh.
Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Kota Kupang kini tidak lagi semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi lebih menitikberatkan pada pembangunan manusia, kesetaraan, dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar