Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Tabir penyebab Kematian Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Akhirnya Terkuak

Tabir penyebab Kematian Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Akhirnya Terkuak

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Jika sebelumnya Tim SAR memperkirakan korban meninggal sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan, hasil pemeriksaan medis justru mengungkap fakta yang jauh lebih memilukan.

Syafiq ternyata telah meninggal dunia sejak sekitar 15 hari lalu atau hanya beberapa hari setelah dinyatakan hilang.

Kepastian itu disampaikan tim medis RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga usai melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, Kamis (15/1/2026).

Dokter RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata, dr Gunawan S, menyebutkan hasil visum menunjukkan korban telah meninggal dunia jauh sebelum akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.

“Dari hasil pemeriksaan, korban sudah meninggal dunia 15 hari yang lalu,” kata dr Gunawan S seusai melakukan visum jenazah Syafiq.

Ia menjelaskan, dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Namun, tim medis menemukan korban mengalami patah tulang paha sebelah kiri. Pemeriksaan lanjutan berupa otopsi tidak dilakukan lantaran pihak keluarga tidak menghendaki tindakan tersebut.

Sebelumnya, saat jenazah pertama kali ditemukan di Gunung Slamet, Tim SAR menduga korban meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.

Perkiraan itu didasarkan pada tanda-tanda kondisi fisik korban saat ditemukan di medan pendakian. Namun, hasil pemeriksaan medis di rumah sakit kemudian mengoreksi dugaan awal tersebut.

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat mengatakan, jenazah Syafiq ditemukan pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Pos 9 Gunung Slamet, tepatnya di Watu Langgar atau punggungan Gunung Malang. Meski sudah ditemukan, jenazah tidak bisa langsung dievakuasi pada hari yang sama.

“Kondisi cuaca saat itu tidak bersahabat dan medannya berbahaya, sehingga evakuasi baru bisa dilakukan keesokan harinya,” jelas Kompol Agus Amjat.

Evakuasi akhirnya dilakukan pada Kamis (15/1/2026) melalui jalur Gunung Malang, Purbalingga. Jenazah korban tiba di Basecamp Pos Pendakian Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, sekitar pukul 14.10 WIB.

Setelah tiba di basecamp, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk dilakukan pemeriksaan medis. Usai pemeriksaan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Magelang.

Proses evakuasi berlangsung cukup berat. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, SAR Satsamapta Polres Purbalingga, BPBD, serta komunitas dan relawan harus mengevakuasi jenazah secara estafet dari lokasi penemuan hingga basecamp.

Dok.jarrakpos/fri

Hujan sempat turun saat jenazah melewati jalur bawah Pos Pendakian Gunung Malang, membuat medan semakin licin dan berisiko.

Seperti diberitakan sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui Basecamp Dipajaya, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (27/12/2025). Ia mendaki bersama rekannya, Hirmawan Haidar Bahran.

Dalam perjalanan, Syafiq turun lebih dahulu untuk mencari bantuan karena rekannya mengalami cedera. Hirmawan berhasil ditemukan tim SAR, sementara Syafiq baru ditemukan lebih dari dua pekan kemudian dalam kondisi meninggal dunia.

 

 

 

 

Editor : Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEREN! Dalam Operasi Zebra, Polisi di Kuningan Bagikan Helm dan Kopi

    KEREN! Dalam Operasi Zebra, Polisi di Kuningan Bagikan Helm dan Kopi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Zebra 2025, Satlantas Polres Kuningan menggelar kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan membagikan helm SNI, bagikan kopi, pengobatan gratis, dan stiker imbauan kepada para pengendara di Terminal Kertawangunan Kabupaten Kuningan, Kamis (27/11/2025). Pembagian dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama penggunaan helm standar […]

  • Di Balik Keceriaan Hari Pertama Sekolah, Tersimpan Duka Enam Guru di Kaur yang Diberhentikan

    Di Balik Keceriaan Hari Pertama Sekolah, Tersimpan Duka Enam Guru di Kaur yang Diberhentikan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Hari pertama masuk sekolah selalu menjadi momen yang membahagiakan. Orang tua mengantar anak-anak mereka dengan penuh harapan, sementara para siswa kembali belajar untuk menyongsong masa depan. Namun, di balik suasana penuh keceriaan itu, ada kisah pilu yang dialami enam guru yang telah lama mengabdikan diri di SDIT. Mereka diberhentikan dari tugasnya menjelang […]

  • Kecelakaan 2 Truk di Jalan Payaman Magelang

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 602
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kecelakaan di jalan Payaman Kabupaten Magelang yaitu 2 (dua) truck alami tabrakan, dan kondisi salah satu supir terjepit dan sedang proses evakuasi. Dari kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan panjang dari RSJ sampai ke bangjo Secang yang ke arah Semarang dan Temanggung Untuk arah dari Semarang masih bisa jalan tipis tipis. Saat ini […]

  • Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Mandul, Eksekusi Silvester Saja Tak Berani

    Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Mandul, Eksekusi Silvester Saja Tak Berani

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menuding Jaksa Agung ST Burhanuddin hanya pandai berbicara tanpa aksi nyata dalam pemberantasan korupsi. Kritik tajam itu muncul setelah Burhanuddin bereaksi kaget mendengar laporan Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bali yang sepanjang tahun ini hanya menangani tiga perkara korupsi. Dalam kunjungannya ke Kejati Bali, Selasa […]

  • Bupati Cirebon Imron Hadapi Gugatan PKPU Atas Utang Rp35 Miliar, Ancaman Pailit Mengintai

    Bupati Cirebon Imron Hadapi Gugatan PKPU Atas Utang Rp35 Miliar, Ancaman Pailit Mengintai

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 166
    • 0Komentar

        JAKARTA – Bupati Kabupaten Cirebon, Drs. H. Imron, menghadapi ancaman status pailit setelah digugat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan ini berkaitan dengan sengketa utang piutang senilai Rp35 miliar yang diduga terjadi sejak tahun 2019. Perkara tersebut terdaftar dengan nomor perkara 171/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN Niaga Jkt.Pst. Gugatan […]

  • Bandung BJB Tandamata Raih Kemenangan Krusial atas Medan Falcons di Proliga 2026

    Bandung BJB Tandamata Raih Kemenangan Krusial atas Medan Falcons di Proliga 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Bojonegoro – Bandung BJB Tandamata berhasil meraih kemenangan krusial dalam lanjutan Proliga 2026 sektor putri, Sabtu (14/2/2026). Tim asuhan Risco Herlambang ini sukses bangkit dari ketertinggalan di set pertama untuk mengalahkan Medan Falcons dengan skor akhir 3-1 (24-26, 25-19, 25-19, 25-18). Kemenangan ini sangat penting bagi Bandung BJB Tandamata untuk menjaga peluang mereka lolos ke […]

expand_less