Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Masjid Tua Berusia 145 Tahun di Cirebon Terancam Ambruk, Pondasi Hilang Diterjang Banjir Cipager

Masjid Tua Berusia 145 Tahun di Cirebon Terancam Ambruk, Pondasi Hilang Diterjang Banjir Cipager

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM I Masjid bersejarah Mahar Syisidik di Blok Wanantara, Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini tinggal menunggu waktu.

Bangunan rumah ibadah yang berdiri sejak tahun 1 880 ini terancam ambruk setelah banjir bandang Sungai Cipager menerjang dan merusak pondasinya pada Januari 2025 lalu.

Dari luar, masjid masih berdiri tegak. Namun di bagian belakang, tanah yang menopang pondasinya sudah ambles hingga 12 meter dengan panjang mencapai 40 meter.

Jarak antara bangunan dan bibir sungai kini begitu dekat, berada di ujung jurang.
Kepala Desa Kubang, Wawan Karyawan, mengaku khawatir setiap kali masjid dipakai salat berjamaah. Ia khawatir musibah menyusul jika tidak segera ada penanganan.

 

“Saya takut saat warga salat, bangunan longsor dan memakan korban,” ujarnya penuh kekhawatiran, Selasa (18/11/2025).

Wawan menyampaikan, pihak desa sudah mengirim surat permohonan perbaikan ke Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, PUTR Provinsi Jawa Barat hingga BBWS sejak Februari 2025. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut apa pun.

“Kami sudah usahakan, tapi belum juga ada respon,” tegasnya.

Kondisi serupa diungkapkan Ketua RT 11 Desa Kubang, Sulaiman. Menurutnya, derasnya arus banjir bandang saat itu menerjang bronjong hingga dasar masjid.

“Banjir menghantam keras sekali. Pondasi langsung hilang diterjang air,” katanya.

Jika dilihat dari usia dan sejarahnya, masjid ini merupakan salah satu yang tertua di wilayah tersebut. Sekretaris DKM Masjid Mahar Syisidik, Muhammad menyebut bangunan masjid dulunya berdiri cukup jauh dari sungai.

“Awalnya jaraknya 10 meter dari bantaran. Tapi karena sering diterjang banjir, tanah terus terkikis,” ungkapnya pilu.

Ironisnya, masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah bagi tiga pondok pesantren di sekitarnya. Sebanyak 270 santri setiap hari masih menggunakan masjid ini sebagai tempat salat berjamaah.

“Setiap waktu salat, ratusan santri tetap datang. Mereka tidak punya pilihan lain,” jelas Muhammad.

Kini, warga hanya dapat berdoa agar pemerintah segera turun tangan sebelum masjid peninggalan leluhur itu benar-benar jatuh ke sungai dan memakan korban jiwa.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Hadiri Pelantikan Pengurus BAZNAS

    Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Hadiri Pelantikan Pengurus BAZNAS

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Wakil Ketua I DPRD Kota Batam H.Aweng Kurniawan menghadiri pelantikan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa bakti 2025 – 2030 yang berlangsung di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19 / 8 / 2025). Pelantikan tersebut di laksanakan oleh Wali Kota Batam H.Amsyakar Achmad turut Hadir Wakil Wali Kota […]

  • Injeksi Laptop Kupang Akhiri 2025 dengan Natal Bersama, Donor Darah, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis

    Injeksi Laptop Kupang Akhiri 2025 dengan Natal Bersama, Donor Darah, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 242
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Injeksi Creative Center atau yang lebih dikenal sebagai Injeksi Laptop Kupang menutup akhir tahun 2025 dengan rangkaian kegiatan sosial bertajuk Natal Bersama, Donor Darah, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis, yang digelar pada 20 dan 22 Desember 2025 di Aula Injeksi Lantai 2, Jalan Timor Raya, Pohon Duri, Oesapa. Kegiatan donor darah ini bekerja sama […]

  • Lentera di Gerbang Cendana: Sketsa Christian Widodo dan Manifesto Kemanusiaan di Kupang

    Lentera di Gerbang Cendana: Sketsa Christian Widodo dan Manifesto Kemanusiaan di Kupang

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Oleh: Karmin Lasuliha (Pendiri Yayasan Bina Generasi Papua) NTT, Jarrakpos.com- ​Di beranda selatan Nusantara, di mana karang-karang Kupang menyerap panas matahari dengan tabah, lahir sebuah narasi baru tentang kekuasaan yang tidak lagi duduk di singgasana berjarak. Adalah dr. Christian Widodo, seorang anak muda dengan kegesitan yang melampaui birokrasi, hadir bukan sebagai penguasa yang meminta upeti […]

  • Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    Bawa Semangat Reformasi, Boy Batubara Siap Nakhodai PSSI Sumut

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Medan – Dinamika pemilihan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Utara periode 2026-2030 memasuki babak baru. Sosok pengusaha Boy Sony Batubara menyatakan tekadnya untuk mengnakhodai PSSI Sumut 2026-2030 Tekad tersebut sekaligus menandai keseriusannya mendorong arah baru bagi perkembangan sepak bola di daerah ini. “Jika dipercaya memimpin PSSI Sumut, saya siap”, kata Boy Sony Batubara […]

  • Lawan Arab Saudi, Farianda Yakin Indonesia Menang

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan menantang tuan rumah Arab Saudi pada laga ronde keempat Grup B Kualifikasi  Piala Dunia 2026 zona Asia. Di grup ini, Garuda bergabung dengan Irak dan Arab Saudi yang menjadi tuan rumah dari semua laga. Dua pertandingan akan menentukan apakah skuad besutan Patrick Kluivert akan lolos langsung atau harus melewati ronde kelima atau […]

  • Terlibat Korupsi Bos PT Sritex Dipenjara 16 Tahun dan Denda 1 Miliar

    Terlibat Korupsi Bos PT Sritex Dipenjara 16 Tahun dan Denda 1 Miliar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Dua bersaudara bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas kredit PT Sritex. Jaksa juga menuntut keduanya membayar denda Rp 1 miliar. Pembacaan tuntutan itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Fajar Santoso dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/4/2026). Dalam sidang […]

expand_less