Tiga GTK Subulussalam Wakili Aceh ke Tingkat Nasional, Bukti Mutu Pendidikan Terus Meningkat
- account_circle Rahmad Ariadi
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Subulussalam, Jarrakpos.com | Tiga Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) terbaik dari Kota Subulussalam berhasil mengharumkan nama daerah setelah dinobatkan sebagai juara pertama dalam ajang Apresiasi GTK Provinsi Aceh Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGGTK) Kemendikdasmen.
Mereka adalah:
1. Merawatu – Juara 1 GTK Dedikatif Kategori Kepala Sekolah TK
2. Azilda – Juara 1 GTK Pelopor
3. Almarom – Juara 1 GTK Pengawas Dedikatif
Ketiganya akan mewakili Provinsi Aceh pada tingkat nasional, bersaing dengan GTK terbaik dari seluruh Indonesia.
Selain ketiga peraih juara satu tersebut, guru dan tenaga kependidikan dari Kota Subulussalam juga meraih sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, antara lain:
Eni, S.Pd.I – Juara 3 GTK Dedikatif Guru SD
Akmarida – Juara 3 GTK Transformatif Guru SMP
Arta Simbolon – Juara 3 GTK Dedikatif Guru TK
Ujang Miftahurramhan – Juara 2 GTK Transformatif Guru SMA
Sri Ulina – Juara 2 GTK Dedikatif Kepala Sekolah SD
Fahri – Juara 2 GTK Kategori Tenaga Administrasi

Foto : Apresiasi GTK Provinsi Aceh Tahun 2025
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian ini.
“Tiga wakil kita ke tingkat nasional adalah bukti bahwa mutu pendidikan di Subulussalam terus meningkat. Ini hasil dari komitmen bersama antara pemerintah daerah, para pendidik, dan seluruh tenaga kependidikan,” ujarnya.
Apresiasi GTK merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen untuk memberikan penghargaan kepada insan pendidikan yang menunjukkan dedikasi, inovasi, dan transformasi nyata di lapangan.
Dengan keberhasilan ini, Kota Subulussalam menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif membangun kualitas sumber daya manusia pendidikan di Aceh, serta siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (RA)
- Penulis: Rahmad Ariadi




Saat ini belum ada komentar