Rabbani Menang Suwit, Serahkan Masing Masing 5 Hektar Sawit untuk 1 Pesantren
- account_circle Rahmad Ariadi
- calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak
Jarrakpos.com — Subulussalam —Dalam momentum Hari Santri Nasional, Rabu 22 Oktober 2025, Pemerintah Kota Subulussalam resmi menjalankan program “5 Hektar Sawit untuk 1 Pesantren”. Program ini merupakan bagian dari visi – misi Wali Kota dan Wakil Walikota untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren.
Tahap awal ini diberikan kepada enam pesantren di Kota Subulussalam, masing-masing memperoleh lahan perkebunan kelapa sawit seluas 5 hektar.
Daftar penerima tahap pertama:
1. Pesantren Hidayatullah – Kec. Simpang Kiri
2. Pesantren Mu’jizatul Qur’an – Kec. Simpang Kiri
3. Pesantren Al-Mansyuriah – Kec. Penanggalan
4. Pesantren Nurul Mujtaba – Kec. Longkib
5. Pesantren Darul Muhyi – Kec. Rundeng
6. Pesantren Subulurrahmah – Kec. Sultan Daulat
Menariknya, lahan-lahan ini adalah eks lahan PT. Laot Bangko yang kini resmi dialihkan untuk kemaslahatan umat. Bahkan seluruhnya sudah berproduksi dan siap panen.
Wali Kota H. Rasyid Bancin dalam pidatonya menegaskan, santri harus menjadi penggerak nilai-nilai Islam, bukan sekadar penonton. Melalui pengelolaan lahan sawit ini, pesantren diharapkan mampu mandiri dan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemerintah juga memastikan, program ini akan terus berlanjut. Sehingga semua pesantren yang ada di kota Subulussalam mendapatkan masing-masing 5 Hektar lahan perkebunan kelapa sawit. Begitu juga selanjutnya menyasar masyarakat miskin dengan skema 2 hektar sawit untuk 1 kepala keluarga.
Subulussalam menapaki langkah baru. Dari tanah bekas perusahaan, kini tumbuh harapan baru bagi pendidikan Islam dan ekonomi umat. (RA)
- Penulis: Rahmad Ariadi




Saat ini belum ada komentar