Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kejari Kabupaten Cirebon Musnahkan Barang Bukti 119 Perkara, Ada Narkoba Dan Rokok Ilegal

Kejari Kabupaten Cirebon Musnahkan Barang Bukti 119 Perkara, Ada Narkoba Dan Rokok Ilegal

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS. COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon memusnahkan barang bukti dari 119 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah di halaman kantor Kejari Kabupaten Cirebon, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Suhartono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, serta unsur aparat penegak hukum lainnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Cirebon, Randy Tumpal Pardede menjelaskan, pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari kewenangan Kejaksaan sesuai dengan amanat Pasal 30 C Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

“Pemusnahan ini kami laksanakan terhadap barang bukti dari perkara yang telah memiliki putusan pengadilan dan berkekuatan hukum tetap dalam kurun waktu Maret hingga September 2025,” jelas Randy.

Ia menyebutkan, total barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 119 perkara, yang terdiri dari berbagai jenis tindak pidana. Adapun barang bukti yang dimusnahkan meliputi:

Narkotika jenis sabu seberat 146,9981 gram

Narkotika jenis ganja seberat 119,7766 gram

Obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin edar sebanyak 19.303 butir

Senjata tajam berbagai jenis sebanyak 17 buah

Rokok tanpa izin edar sebanyak 6.085 bungkus

Minuman keras berbagai merek sebanyak 825 botol dan 1 jeriken

Berbagai jenis pakaian sebanyak 48 potong,

Alat komunikasi (telepon genggam) sebanyak 67 unit,

Serta barang bukti lainnya sebanyak 198 item.

Randy menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dalam menegakkan hukum dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Pemusnahan ini adalah bagian penting dari proses penegakan hukum. Kami ingin memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana, sekaligus menunjukkan bahwa Kejari Kabupaten Cirebon terus bekerja dengan integritas dan profesionalisme dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya. (HS)

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?

    Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 491
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri dan memberikan kuliah umum bertema “Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?” di Aula St. Hendrikus, Gedung Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Kamis (1/5/2025). Kuliah umum ini menjadi ruang refleksi bersama antara pemerintah daerah perguruan tinggi terkait arah dan masa depan pembangunan NTT menuju Indonesia […]

  • BLT DBHCHT di Sumenep Disunat? 

    BLT DBHCHT di Sumenep Disunat? 

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dipastikan tidak sampai dengan utuh kepada penerima manfaat. Pasalnya bantuan tersebut dikabarkan disunat oleh satu oknum tertentu. Informasi yang berhasil dihimpun media ini setiap penerima dipotong sebsar Rp200 ribu. Sehingga setiap penerima mendapatkan Rp700 ribu dari […]

  • Pemerintah ingin Terus Dengarkan Masyarakat

    Pemerintah ingin Terus Dengarkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan terkait program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Dalam sebuah kesempatan, Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu masyarakat, terutama anak-anak Indonesia, agar mendapatkan asupan gizi yang lebih baik. Namun yang cukup mengejutkan, Prabowo juga mengatakan bahwa jika suatu saat program […]

  • Aspirasi Usman Husin Terus Mengalir, Dua Traktor Roda Empat Tiba untuk Kelompok Tani di Oenino dan Amanuban Selatan

    Aspirasi Usman Husin Terus Mengalir, Dua Traktor Roda Empat Tiba untuk Kelompok Tani di Oenino dan Amanuban Selatan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 117
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Komitmen Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam memperjuangkan kebutuhan petani di Nusa Tenggara Timur terus membuahkan hasil. Setelah sebelumnya menghadirkan berbagai bantuan benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga program pemberdayaan petani di sejumlah daerah, kini bantuan aspirasinya kembali menyasar Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). […]

  • BNNK Kuningan Razia Rumah Kostan di Wilayah Jalaksana

    BNNK Kuningan Razia Rumah Kostan di Wilayah Jalaksana

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan terus memperkuat langkah nyata dalam perang melawan narkoba. Kali ini, Desa Jalaksana menjadi fokus utama dalam Operasi Terpadu yang digelar Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Jalaksana, Satresnarkoba Polres Kuningan, Koramil 0615-11, Satpol PP Kuningan, hingga aparat desa dan kecamatan Jalaksana. Operasi yang […]

  • Jeritan Revolusi Pendidikan: Saat IPK Jadi Berhala dan Karakter Terlupakan

    Jeritan Revolusi Pendidikan: Saat IPK Jadi Berhala dan Karakter Terlupakan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Jakarta, Jarrakpos –Miris, begitulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi pendidikan kita hari ini. Di tengah semangat mencetak generasi unggul, sistem pendidikan Indonesia justru terjebak dalam pusaran angka dan nilai. 💔 IPK kini seolah menjadi berhala baru.Di banyak kampus, mahasiswa berlomba mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi. Tapi di balik angka yang tampak membanggakan […]

expand_less