Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Rawan Korupsi Bupati Kuningan Stop Dapur MBG, Masyarakat Demontrasi Akbar di Pendopo

Rawan Korupsi Bupati Kuningan Stop Dapur MBG, Masyarakat Demontrasi Akbar di Pendopo

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Skandal korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada tahun 2026 membongkar jaringan penyimpangan sistematis yang melibatkan internal Badan Gizi Nasional (BGN), oknum swasta pengendali yayasan, mitra pengelola dapur umum dan oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Praktik korupsi ini ternyata terjadi juga di Kabupaten Kuningan yang dilakukan dengan cara memotong anggaran inti program MBG melalui pemaksaan setoran uang per porsi makanan serta markup besar-besaran pada harga bahan baku maupun alat pendukung lainnya.

Maka dari itu kami dari LSM Frontal mengajak kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Kuningan yang pro rakyat untuk bersama-sama melakukan demonstrasi turun ke jalan pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2026 pukul 10 WIB tempat depan Pendopo Bupati Kuningan dengan tujuan mendesak agar Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghentikan semua dapur MBG karena sangat rawan dugaan praktik Korupsi dalam pelaksanaannya.

Adapun protes keras kami dilatarbelakangi oleh adanya temuan sebagai berikut:

1. Modus pemotongan biaya anggaran per porsi yang mengakibatkan adanya penurunan kwalitas gizi yang dimakan oleh anak-anak sekolah. Salah satu temuan menunjukan adanya yayasan naungan di Kabupaten Kuningan yang meminta setoran ilegal hingga Rp2000 per porsi (per ompreng) kepada mitra pengelola dapur. Dampak langsung dari adanya praktik pungutan ilegal ini secara otomatis menggerus nilai riil makanan yang seharusnya dikonsumsi anak-anak sekolah atau oleh penerima manfaat lainnya.

2. Adanya kebocoran anggaran menyebabkan penurunan kwalitas pangan atau mark-down. Dimana untuk menutupi potongan setoran tersebut, pada akhirnya mitra pengelola MBG terpaksa melakukan penghematan curang. Pihak BGN bahkan mengakui sendiri menemukan kasus di Kabupaten Kuningan dimana anggaran diajukan untuk komoditas pangan premium, namun kwalitas yang dikirimkan ke lapangan diturunkan menjadi kwalitas medium atau berkualitas rendah.

3. Jual beli titik dapur SPPG oleh pihak yayasan yang menyeret salah satu figur pimpinan daerah di Kabupaten Kuningan. Adanya praktik jual beli lapak secara komersial dengan cara setelah menguasai titik-titik dapur program MBG melalui manipulasi verifikasi portal mitra, pihak yayasan kemudian menjual kembali hak kelola titik dapur SPPG kepada calon mitra atau investor swasta dengan tarif hingga ratusan juta rupiah per titik. Hasi penjualan ini kemudian uangnya diketahui dialirkan kembali kepada oknum pejabat BGN dalam bentuk mata uang asing

4. Praktik markup harga bahan baku di tingkat mitra. Pihak BGN mengakui mendapatkan banyak laporan mengenai mitra di kabupaten Kuningan yang menggelembungkan atau melakukan markup harga bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) ini dilakukan dengan cara memonopoli pasokan. Dimana oknum mitra pengelola dapur MBG membatasi pemasok hanya pada satu atau dua supplier saja yang terafiliasi dengan mereka demi melancarkan manipulasi harga.

5. Memainkan selisih harga komoditas seperti beras, telur, dan lauk-pauk yang sengaja harganya digelembungkan untuk memanen keuntungan dari dana Virtual Account SPPG yang dananya bersumber dari APBN. Karena itu Bupati Kuningan harus mengaudit pihak yayasan, mitra dan Kepala SPPG yang selama ini nakal karena terindikasi kuat diduga melakukan praktik korupsi berjamaah melalui permainan anggaran diantara mereka. Seperti manipulasi laporan keuangan dalam penggunaan pagi anggaran tiap hari dimana tidak sesuai dengan nilai belanja harian yang sebenarnya seperti contohnya belanja untuk pembelian telur dengan harga Rp22.000/kg tapi dilaporkan paginya ke BGN jadi Rp26.000/kg.

Kuningan, 25 Oktober 2026

Uha Juhana
Ketua LSM Frontal

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FONKACI Dorong Kreativitas dan Karakter Anak Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 500
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri Forum Anak Kabupaten Cirebon (FONKACI) yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan DPPKBP3A Kabupaten Cirebon di ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (18/2/2025). Hadir pula Kepala dan Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, […]

  • Rahmad Sukendar Desak Polri Tinggalkan Budaya Hedon: Pertemuan Kapolri–Kasatwil Harus Jadi Titik Balik Reformasi

    Rahmad Sukendar Desak Polri Tinggalkan Budaya Hedon: Pertemuan Kapolri–Kasatwil Harus Jadi Titik Balik Reformasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tude
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai pertemuan Kapolri bersama seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) se-Indonesia harus menjadi momentum pembenahan besar-besaran di tubuh Polri. Ia menegaskan bahwa masyarakat menuntut perubahan nyata, bukan sekadar seremonial atau wacana reformasi yang tidak kunjung terwujud.  “Agenda yang digelar Kapolri ini harus jadi titik balik. Polri […]

  • Dekranasda Pacitan Gaspol Benahi Data Perajin, Galeri PAYU Jadi Etalase Produk Lokal

    Dekranasda Pacitan Gaspol Benahi Data Perajin, Galeri PAYU Jadi Etalase Produk Lokal

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Dekranasda Kabupaten Pacitan periode 2025–2030 dituntut tak sekadar menjadi ruang berkumpul para pelaku kerajinan. Kepengurusan baru diarahkan bergerak lebih konkret: membenahi pemetaan potensi perajin, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, hingga mengoptimalkan Galeri PAYU sebagai etalase kerajinan dan karya seni lokal. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, mengatakan pengembangan kerajinan […]

  • Dandim 0615/KNG, Pimpin Apel Pagi sekaligus Pelepasan Personil ke Satuan Baru

    Dandim 0615/KNG, Pimpin Apel Pagi sekaligus Pelepasan Personil ke Satuan Baru

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pagi ini, suasana penuh makna menyelimuti lapangan upacara Makodim 0615/Kuningan saat digelar upacara bendera hari Senin yang dihadiri seluruh anggota dan pejabat Kodim. Kegiatan ini tidak hanya menanamkan semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi momentum pelepasan personel yang akan melaksanakan tugas di satuan baru. Upacara berlangsung secara khidmat di bawah komando langsung Dandim 0615/Kuningan, […]

  • Diplomasi Keamanan Laut Strategis: Polda Kepri dan Polri Sukses Perkuat Sinergi Lintas Negara dengan Singapura

    Diplomasi Keamanan Laut Strategis: Polda Kepri dan Polri Sukses Perkuat Sinergi Lintas Negara dengan Singapura

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Dalam rangka memperkuat kerja sama keamanan laut di kawasan perbatasan Indonesia–Singapura, Polda Kepulauan Riau (Kepri) bersama jajaran Korpolairud Baharkam Polri melaksanakan kunjungan kerja ke Commander Maritime Security (MARSEC) Command dan Information Fusion Center (IFC) Republik Singapura, Rabu (22/10/2025). Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kakorpolairud Baharkam Polri […]

  • Ketidak Sesuaian Jemput Gratis Angkutan Anak Sekolah Dikeluhkan Siswa

    Ketidak Sesuaian Jemput Gratis Angkutan Anak Sekolah Dikeluhkan Siswa

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Keterbatasan jam operasional dan sempitnya jangkauan rute menjadi sorotan saat evaluasi program angkutan pelajar gratis JEMPOL (Jemput Pelajar Kota Magelang), Jumat, 19 Juni 2026. Layanan transportasi gratis tersebut didesak untuk segera menyesuaikan jadwal pulang siswa tingkat menengah atas yang kerap melebihi pukul 16.00 WIB. Seorang perwakilan pelajar dari SMA Negeri 1 Magelang […]

expand_less