Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Alun-Alun Kabupaten Pacitan menjadi ruang perjumpaan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kreativitas generasi muda dalam pembukaan Pekan Budaya Santri 2026, Sabtu (24/10).

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap agama, budaya, dan Tanah Air.

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan dalam pembukaan kegiatan tersebut. Kehadirannya sekaligus membawa pesan pemerintah daerah tentang pentingnya peran santri dalam menjaga warisan budaya bangsa dan menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam sambutan Bupati Pacitan yang dibacakan Prayitno, ditegaskan bahwa Pekan Budaya Santri tidak sekadar menjadi ajang unjuk kreativitas dan seni budaya. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk merawat kebersamaan, melestarikan kekayaan budaya bangsa, serta menumbuhkan semangat generasi muda agar terus berkembang tanpa kehilangan jati diri.

Santri, dalam perjalanan sejarah Indonesia, memiliki peran yang tidak terpisahkan dari perjuangan dan pembangunan bangsa. “Mereka bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, melainkan juga generasi penerus yang diharapkan tumbuh dengan bekal ilmu pengetahuan, akhlak mulia, kreativitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan di tengah perubahan zaman yang menuntut generasi muda untuk adaptif, inovatif, dan tetap berpegang pada prinsip moral. Melalui Pekan Budaya Santri, pesantren diharapkan terus menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus tempat lahirnya gagasan dan karya yang memberi manfaat bagi kehidupan sosial.

Semarak kegiatan ini juga diwujudkan melalui beragam agenda, mulai dari expo santri, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pertunjukan seni dan kreativitas. Berbagai kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi para santri untuk memperkenalkan potensi pesantren kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehidupan pesantren memiliki kekayaan tradisi, keterampilan, dan peluang ekonomi yang patut dikembangkan.

Kehadiran bazar UMKM dan expo santri juga menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan. “Santri tidak hanya didorong untuk unggul dalam bidang keagamaan dan pendidikan, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkarya, mengembangkan usaha, serta berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat,” tutur Prayitno.

Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap Pekan Budaya Santri 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus diharapkan memperkuat identitas Pacitan sebagai daerah yang religius, berbudaya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Pekan Budaya Santri menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat Hari Santri Nasional ke dalam tindakan nyata. Kreativitas, inovasi, pelestarian budaya, dan semangat kewirausahaan diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari kontribusi santri bagi kemajuan daerah maupun Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya dibangun melalui kecerdasan, tetapi juga melalui karakter, keteguhan nilai, dan semangat pengabdian. Dari pesantren, nilai-nilai itu terus dirawat untuk melahirkan generasi yang mampu menjaga tradisi sekaligus menyongsong masa depan.

Dengan semangat “Jihad Santri, Jayakan Negeri!”, Pekan Budaya Santri 2026 di Pacitan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi santri yang berilmu, berakhlak, berbudaya, dan siap mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan bangsa.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguatkan Kurikulum Muatan Lokal Gunung Ciremai (MLGC) Sebagai Ekosistem Pembelajaran Lintas Jenjang

    Menguatkan Kurikulum Muatan Lokal Gunung Ciremai (MLGC) Sebagai Ekosistem Pembelajaran Lintas Jenjang

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 293
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pendidikan tidak hanya mengajarkan tentang apa yang ada dalam buku, ia harus menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: untuk apa pengetahuan itu dipelajari, dan bagaimana ia terhubung dengan kehidupan nyata peserta didik? Karena dalam praktiknya, pembelajaran di sekolah masih belum banyak menyentuh soal realitas sosial, budaya, dan lingkungan tempat mereka tinggal. Sehingga proses […]

  • Satreskrim Polresta Magelang di HUT ke- 78 Reserse Gelar Baksos di Panti Asuhan Fatimah Az- Zahra Borobudur

    Satreskrim Polresta Magelang di HUT ke- 78 Reserse Gelar Baksos di Panti Asuhan Fatimah Az- Zahra Borobudur

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Reserse Polri, Satreskrim Polresta Magelang Polda Jateng menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Fatimah Az-Zahra, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (6/12/2025) siang. Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung hangat bersama para anak panti. Sejumlah personel Satreskrim Polresta Magelang hadir dalam kegiatan tersebut dan […]

  • Kejari Jakut Terima Uang 4 Miliar Lebih Kasus Komoditi Bulog DKI dan Banten, Begini Kasusnya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi penjualan komoditi di Perum Bulog Wilayah DKI Jakarta dan Banten pada periode tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 telah mengembalikan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 4.150.000.000 ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Penyerahan uang ‘haram’ hasil kejahatan yang diperoleh kedua terdakwa kepada akhirnya diterima […]

  • Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

    Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

  • KSAD Ungkap Ada Upaya Sabotase Jembatan di Aceh

    KSAD Ungkap Ada Upaya Sabotase Jembatan di Aceh

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan ada upaya tindakan sabotase oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap pembangunan jembatan bailey di wilayah bencana Sumatera. Jembatan Bailey yang disabotase orang tidak dikenal itu berlokasi Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Maruli menjelaskan tindakan sabotase dilakukan dengan membongkar baut yang terpasang […]

  • Polda Kepri Gelar Sosialisasi UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Nasional

    Polda Kepri Gelar Sosialisasi UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com |  Polda Kepulauan Riau melalui Bidang Hukum menggelar sosialisasi dan penyuluhan hukum terkait Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional, Kamis (10/7/2025) di Olympus Lt. 9 Hotel Pacific Batam. Kegiatan dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Sri Satyatama, S.I.K., M.H., M.M., M.Han., Kabidkum […]

expand_less