Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Alun-Alun Kabupaten Pacitan menjadi ruang perjumpaan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kreativitas generasi muda dalam pembukaan Pekan Budaya Santri 2026, Sabtu (24/10).

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap agama, budaya, dan Tanah Air.

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan dalam pembukaan kegiatan tersebut. Kehadirannya sekaligus membawa pesan pemerintah daerah tentang pentingnya peran santri dalam menjaga warisan budaya bangsa dan menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam sambutan Bupati Pacitan yang dibacakan Prayitno, ditegaskan bahwa Pekan Budaya Santri tidak sekadar menjadi ajang unjuk kreativitas dan seni budaya. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk merawat kebersamaan, melestarikan kekayaan budaya bangsa, serta menumbuhkan semangat generasi muda agar terus berkembang tanpa kehilangan jati diri.

Santri, dalam perjalanan sejarah Indonesia, memiliki peran yang tidak terpisahkan dari perjuangan dan pembangunan bangsa. “Mereka bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, melainkan juga generasi penerus yang diharapkan tumbuh dengan bekal ilmu pengetahuan, akhlak mulia, kreativitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan di tengah perubahan zaman yang menuntut generasi muda untuk adaptif, inovatif, dan tetap berpegang pada prinsip moral. Melalui Pekan Budaya Santri, pesantren diharapkan terus menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus tempat lahirnya gagasan dan karya yang memberi manfaat bagi kehidupan sosial.

Semarak kegiatan ini juga diwujudkan melalui beragam agenda, mulai dari expo santri, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pertunjukan seni dan kreativitas. Berbagai kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi para santri untuk memperkenalkan potensi pesantren kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehidupan pesantren memiliki kekayaan tradisi, keterampilan, dan peluang ekonomi yang patut dikembangkan.

Kehadiran bazar UMKM dan expo santri juga menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan. “Santri tidak hanya didorong untuk unggul dalam bidang keagamaan dan pendidikan, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkarya, mengembangkan usaha, serta berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat,” tutur Prayitno.

Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap Pekan Budaya Santri 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus diharapkan memperkuat identitas Pacitan sebagai daerah yang religius, berbudaya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Pekan Budaya Santri menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat Hari Santri Nasional ke dalam tindakan nyata. Kreativitas, inovasi, pelestarian budaya, dan semangat kewirausahaan diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari kontribusi santri bagi kemajuan daerah maupun Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya dibangun melalui kecerdasan, tetapi juga melalui karakter, keteguhan nilai, dan semangat pengabdian. Dari pesantren, nilai-nilai itu terus dirawat untuk melahirkan generasi yang mampu menjaga tradisi sekaligus menyongsong masa depan.

Dengan semangat “Jihad Santri, Jayakan Negeri!”, Pekan Budaya Santri 2026 di Pacitan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi santri yang berilmu, berakhlak, berbudaya, dan siap mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan bangsa.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Istri TNI Lakukan Penghijauan di Kebun Raya Kuningan

    Peringati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Istri TNI Lakukan Penghijauan di Kebun Raya Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026, organisasi istri prajurit ini kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap alam dan lingkungan hidup. Bertempat di Area Wisata (OW) Kebun Raya Kuningan (KRK), Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, pada Jumat (17/4/2026), digelar kegiatan penanaman pohon secara massal. Acara yang berlangsung […]

  • LPK Tak Boleh Janjikan Berangkat ke Luar Negeri, Yanu Ingatkan Calon PMI

    LPK Tak Boleh Janjikan Berangkat ke Luar Negeri, Yanu Ingatkan Calon PMI

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Jangan mudah tergiur tawaran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menjanjikan bisa memberangkatkan bekerja ke luar negeri. Sebab, LPK memiliki batas kewenangan dan tidak diperbolehkan melakukan penempatan maupun menjamin seseorang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Peringatan tersebut disampaikan Kepala UPTD Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) PMI Provinsi Jawa Barat, Yanu Krisdiyan, […]

  • Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

    Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menegaskan bahwa status terpidana melekat seumur hidup pada seseorang, kecuali ada putusan pengadilan yang membatalkannya. Dengan demikian, meski berada di wilayah manapun di Indonesia, status hukum tersebut tetap berlaku. Hal ini disampaikan oleh Bidang Hukum dan Humas PN Bengkulu, Evi Wulandari, pada Selasa (19/8/2025). Menurutnya, surat keterangan tidak […]

  • Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polres Dumai

    Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polres Dumai

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 71
    • 0Komentar

        DUMAI – Polres Dumai menerima kunjungan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-67 Tahun Anggaran 2026 dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP), Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB tersebut dipusatkan di Ruangan Command Center Lantai II Polres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan […]

  • Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Ketum asprov bersama KT/Sekretaris Askab pssi Padang lawas.. ini aja buat photonya bg.. Medan — Gelombang dukungan terhadap Arya Mahendra Sinulingga untuk maju sebagai nakhodai PSSI Sumatra Utara pada Kongres Biasa’ Pemilihan Maret 2026 semakin deras mengalir. Ini setelah menyatakan kesiapan Arya Sinulingga untuk meneruskan kinerjanya menahkodai PSSI Sumut periode 2026-2030. Klub dan Askab/Askot SE Sumatera […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

expand_less