Warga Canguk Magelang Temukan Banyak Tulang, Hasil Pemeriksaan Benda Temuan itu bukan Tulang Manusia
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 23 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KOTA MAGELANG, JARRAKPOS.COM — Warga Kampung Canguk, RT.003 RW.021, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, melaporkan penemuan benda terbungkus kain putih yang diduga berisi tulang dan bulu di lahan tebing penampungan tanah urug. Pemeriksaan medis telah dilakukan untuk memastikan asal-usul benda tersebut. Selasa (20/10/2026).
Penemuan bermula saat Ibu Heriningsih hendak mengambil tanah di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB dan melihat adanya balutan kain putih berisi benda menyerupai tulang serta bulu.
Warga kemudian menghubungi sesama warga untuk meninjau lokasi, dan kejadian dilaporkan kepada Ketua RW.021, Lukisno, yang selanjutnya menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Dikri Olfando, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K., menjelaskan pihaknya segera menindaklanjuti laporan yang masuk dari warga. “Kita menindaklanjuti adanya laporan penemuan tulang dan kain seperti itu. Nah, jadi laporan tersebut kita tindaklanjuti, kita meminta dari dokter dilakukan otopsi luar, dan dari hasil pemeriksaan dari luar bisa dipastikan ini bukan tulang manusia. Jadi tidak ada satupun yang teridentifikasi tulang manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa temuan tersebut berasal dari tanah urukan yang dibuang di wilayah Canguk. Terkait penanganan selanjutnya, tulang-tulang ini akan dikubur agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Walaupun ini sumbernya adalah dari tanah urukan ya, tanah urukan yang dibuang di Canguk ini. Nanti mungkin terhadap tulang-tulang ini akan kita kubur agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” jelas Kapolres.
Pemeriksaan medis dilakukan oleh Dr. Arso Pranindyo Utomo, M.Biomed, Sp.FM, Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSUD Tidar Kota Magelang. “Siang hari ini, kita baru saja melakukan pemeriksaan terhadap tulang-tulang dan kulit yang ditemukan. Saya mendapatkan tulang rahang bawah berukuran kecil dengan gigi tajam, yang sangat tidak mungkin adalah rahang milik manusia,” ujar Dr. Arso.

Dok.jarrakpos/fri
Ia juga menemukan jumlah tulang yang tidak sesuai dengan struktur tubuh manusia. “Saya temukan empat tulang kering dan empat tulang paha. Pada manusia normal hanya ada dua tulang kering dan dua tulang paha. Kalau ada empat, itu jelas bukan tulang manusia, melainkan milik binatang berkaki empat. Apakah kambing atau anjing, saya belum bisa memastikan,” tambahnya.
Dr. Arso juga menjelaskan temuan bagian kulit yang memiliki ciri jelas bukan milik manusia. “Saya temukan kulit yang berambut tebal. Ini jelas bukan bulu manusia, melainkan bulu binatang berkaki empat. Jadi berdasarkan semua pemeriksaan, saya berani mengatakan ini bukan tulang manusia, melainkan tulang hewan berkaki empat. Jenis hewan secara spesifik mohon maaf belum dapat saya pastikan,” tuturnya.
Kapolres menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga serta menegaskan komitmen kepolisian senantiasa hadir di tengah masyarakat. “Sekali lagi terima kasih atas informasi dari masyarakat. Kami dari Polres Magelang Kota akan senantiasa hadir bersama masyarakat, memberikan rasa aman, dan ini salah satu bentuknya memberikan kepastian bahwa yang ditemukan bukan tulang manusia,” pungkasnya. Pihak kepolisian mengimbau warga tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan, karena kasus ini dipastikan tidak terkait peristiwa kriminal.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi





Saat ini belum ada komentar