Prayitno Wakili Bupati Pacitan Hadiri Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Tampilkan Potensi dan Kreativitas Siswa
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno.
Pacitan,JarrakPos.com-Semangat menumbuhkan harapan dan membuka masa depan generasi muda mewarnai kegiatan Open House Serentak Sekolah Rakyat di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan, Sabtu (17/10).
Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro.
Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkenalkan lebih dekat penyelenggaraan Sekolah Rakyat kepada masyarakat, sekaligus menampilkan potensi, prestasi, kreativitas, dan perkembangan peserta didik dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Open house berlangsung meriah dengan beragam penampilan yang mencerminkan semangat belajar dan keberanian siswa dalam mengembangkan kemampuan diri. Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak mendapat kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 934/Satria Buwana Yudha, perwakilan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, jajaran perangkat daerah Kabupaten Pacitan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Camat Pacitan, Lurah Sidoharjo, serta kepala sekolah, tenaga kependidikan, wali asuh, wali asrama, dan para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan.
Sekolah Rakyat, Ruang Tumbuh dan Harapan Anak Bangsa
Dalam sambutan Bupati Pacitan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, sekaligus membuka jalan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan, dalam semangat tersebut, tidak hanya dimaknai sebagai proses memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan setiap anak agar mampu menghadapi tantangan kehidupan.
“Sekolah Rakyat diharapkan menjadi lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Prayitno.
Sebuah ruang tempat peserta didik dapat mengenali potensi diri, mengembangkan bakat, membangun kemandirian, serta menumbuhkan keberanian untuk bermimpi dan memperjuangkan cita-cita.
Setiap anak, sambungnya, memiliki keistimewaan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Karena itu, dukungan, pendampingan, dan kesempatan yang setara menjadi penting agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik, seni, bahasa, olahraga, kepemimpinan, maupun keterampilan lainnya.
Kreativitas Siswa Menghadirkan Pesan Kasih Sayang
Suasana open house semakin semarak melalui berbagai penampilan siswa, mulai dari seni tari, paduan suara yang membawakan lagu Kaulah Ibuku dan Ayah Ibu, pembacaan puisi berisi ucapan ulang tahun untuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, hingga pidato multibahasa dan pertunjukan seni lainnya.
Setiap penampilan menghadirkan gambaran tentang proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan berkomunikasi.
Salah satu penampilan yang menyentuh adalah paduan suara melalui lagu Kaulah Ibuku. Lagu tersebut membawa pesan tentang cinta kasih, ketulusan, dan pengorbanan seorang ibu yang tidak ternilai. Sosok ibu digambarkan sebagai sumber kehangatan dan cahaya kehidupan, yang kasih sayangnya senantiasa menyertai perjalanan anak-anaknya.
Pesan itu menjadi pengingat bahwa di balik setiap langkah dan cita-cita seorang anak, terdapat doa serta pengorbanan orang tua yang patut dihormati. Menyayangi, menghormati, dan berbakti kepada kedua orang tua menjadi nilai penting yang perlu terus ditanamkan dalam perjalanan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Selain menampilkan kreativitas seni, para siswa juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-75 kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang diperingati pada 17 Oktober 2026. “Doa dan harapan dipanjatkan agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, dan keberkahan dalam memimpin bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan,” tutur Prayitno.
Rangkaian penampilan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan dapat hadir melalui berbagai pengalaman bermakna. Seni, bahasa, dan kreativitas menjadi sarana bagi siswa untuk melatih keberanian tampil di depan umum, membangun kedisiplinan, memperkuat kerja sama, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
Kolaborasi untuk Masa Depan Generasi Muda Pacitan
Open house Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan juga menjadi momentum untuk memperlihatkan pentingnya lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap anak untuk tumbuh sesuai dengan potensi dan kemampuannya.
Dengan pendampingan yang tepat serta dukungan dari berbagai pihak, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap Sekolah Rakyat terus berkembang menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Para siswa diharapkan terus belajar, berkarya, dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin, tanpa melupakan nilai-nilai kesantunan, tanggung jawab, serta penghormatan kepada orang tua dan sesama.
Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat. Sinergi seluruh unsur menjadi fondasi penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui Open House Serentak Sekolah Rakyat, semangat untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak kembali diteguhkan. “Setiap anak berhak memiliki harapan, setiap potensi layak dikembangkan, dan setiap cita-cita patut diperjuangkan,” pungkasnya.
Dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan, pesan itu mengemuka dengan sederhana namun penuh makna: masa depan yang lebih baik dapat dibangun ketika pendidikan menghadirkan kesempatan, lingkungan yang mendukung, dan kepedulian bersama untuk memastikan tidak ada potensi anak yang terabaikan.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo





Saat ini belum ada komentar