Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Imron Apresiasi Program PKU PNM Di Kabupaten Cirebon

Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Imron Apresiasi Program PKU PNM Di Kabupaten Cirebon

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS. COM– Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berdaya terus dilakukan oleh berbagai pihak.

Salah satunya melalui kegiatan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang digelar oleh Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon Imron ini, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, dan otoritas keuangan dalam memperkuat ekonomi masyarakat akar rumput.

Bupati Imron menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah PNM yang dinilainya telah banyak membantu pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon, baik dari sisi pembinaan maupun permodalan.

“Kami sebagai pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PNM. Banyak pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon yang terbantu, baik dari segi pembinaan maupun permodalannya,” ujar Imron.

Ia berharap dukungan serupa juga terus datang dari PNM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pihak-pihak lainnya agar para pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon bisa semakin berkembang.

“Kami berharap pembinaan seperti ini terus dilakukan, karena UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal dan menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah,” ucapnya menambahkan.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga diberikan hadiah umrah bagi empat pelaku UMKM binaan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen mereka dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, sebagian besar pelaku UMKM tumbuh dari masyarakat dan menjadi penggerak utama perekonomian di berbagai wilayah. Dirinya berharap agar para pelaku UMKM terus dibina agar semakin kreatif, inovatif, dan mampu memperluas pasar produknya.

“Kami ingin produk-produk lokal ini semakin dikenal. Kabupaten Cirebon bukan hanya dikenal karena sejarah dan wisatanya, tapi juga karena kreativitas pelaku UMKM-nya Maka, dengan pembinaan yang tepat, UMKM lokal bisa ikut memperkenalkan kekayaan Kabupaten lebih luas lagi,” ujarnya optimis.

Sementara itu, Ketua PNM Cabang Cirebon, Erwin Sariyadi, menjelaskan bahwa kegiatan PKU merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi puncak dari serangkaian pelatihan dan pembinaan bagi pelaku usaha binaan.

Tahun ini, pihaknya menghadirkan sekitar 500 pelaku UMKM pilihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

“Kami bantu dari proses awal, mulai dari perizinan, sertifikasi halal, hingga pemasaran produk. Jadi bukan hanya modal, tapi juga pembinaan dan pendampingan agar usaha mereka bisa tumbuh berkelanjutan,” jelasnya.

Erwin menyebutkan, total nasabah PNM di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 180 ribu pelaku usaha, menjadikan daerah ini sebagai salah satu basis terbesar nasabah PNM di Jawa Barat.

“Kami berbeda dengan lembaga keuangan lainnya. PNM menerapkan konsep pembiayaan plus pembudayaan. Jadi, setiap pengembalian nasabah, kami kembalikan lagi dalam bentuk pelatihan dan kegiatan pengembangan kapasitas usaha,” tambahnya.

Ketua OJK Cirebon, Agus Mutholib, menegaskan pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, program PKU yang diinisiasi PNM sejalan dengan upaya OJK dalam meningkatkan kemandirian finansial masyarakat.

OJK, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada pengawasan lembaga keuangan, tetapi juga berperan aktif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.

“Kami ingin pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan profit, tapi juga bisa mengelola keuangannya dengan baik. Dengan begitu, mereka akan memiliki kemandirian finansial yang lebih kuat,” jelasnya.

Agus menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang rutin dilaksanakan setiap Oktober.

“Kami ingin masyarakat lebih percaya pada lembaga pembiayaan resmi seperti PNM dan perbankan. Jangan lagi terjebak pinjol atau rentenir. Dengan inklusi keuangan yang baik, ekonomi daerah juga akan semakin kuat,” tegasnya. (HS)

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proliga 2026:  Tirta Bhagasasi tak Ingin Jadi Pecundang

    Proliga 2026: Tirta Bhagasasi tak Ingin Jadi Pecundang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MEDAN – Tim Medan Falcons Tirta Bhagasasi menargetkan hasil maksimal pada pekan kedua Proliga 2026. Ambisi tersebut kian besar karena Medan Falcons akan tampil sebagai tuan rumah di GOR Voli Indoor Sport Center, Sumatra Utara. Pada pekan kedua ini, Medan Falcons Tirta Bhagasasi dijadwalkan menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada Kamis (15/1) dan Surabaya Samator pada Sabtu (17/1). Dua laga tersebut menjadi […]

  • Bursa KONI Sumut: Hatunggal Siap Maju

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Medan – Ketua Umum (Ketum) Federasi Olahraga Pertanque Indonesia (FOPI) Sumatera Utara, Hatunggal Siregar mengaku siap menjadi Bakal Calon (Bacalon) Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) periode 2025-2029. Hal itu diungkapkan Hatunggal, setelah resmi dikukuhkan menjadi ketua FOPI Sumut untuk periode 2024-2028. “Ya, saya melihat antusias seperti ini, ya, saya siap menjadi calon […]

  • Hati-Hati! Cuaca di Jabar Besok Senin Didominasi Awan dan Hujan Petir

    Hati-Hati! Cuaca di Jabar Besok Senin Didominasi Awan dan Hujan Petir

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle YL
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Jabar,  jarrakpos.com – Warga Jawa Barat, siap-siap payung dan jas hujan ya! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pada Senin (27/10/2025) bakal didominasi langit berawan dan hujan di banyak wilayah. Jadi buat Kamu yang sering berkegiatan di luar, sebaiknya jangan lupa cek prakiraan cuaca dulu sebelum berangkat. Pagi: Langit Jabar Masih Kalem tapi […]

  • SD Negeri 61 Kaur Laksanakan Pembagian Rapor Semester Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan

    SD Negeri 61 Kaur Laksanakan Pembagian Rapor Semester Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – SD Negeri 61 Kaur telah melaksanakan kegiatan pembagian rapor semester kepada seluruh peserta didik pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Pembagian rapor dihadiri oleh orang tua/wali siswa yang datang sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Kepala SD Negeri 61 Kaur, Media Agustina, M.Pd., […]

  • Usman Husin Turun Lumpur Bersama Petani Sumba Tengah

    Usman Husin Turun Lumpur Bersama Petani Sumba Tengah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 261
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Komitmen Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, dalam mengawal sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur kembali terlihat nyata melalui serangkaian kegiatan lapangan di Kabupaten Sumba Tengah, Senin, 19 Januari 2026. Agenda diawali dengan penyerahan 50 ribu anakan kopi Robusta kepada para petani sebagai bagian dari aspirasi yang […]

  • Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Mandul, Eksekusi Silvester Saja Tak Berani

    Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Mandul, Eksekusi Silvester Saja Tak Berani

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menuding Jaksa Agung ST Burhanuddin hanya pandai berbicara tanpa aksi nyata dalam pemberantasan korupsi. Kritik tajam itu muncul setelah Burhanuddin bereaksi kaget mendengar laporan Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bali yang sepanjang tahun ini hanya menangani tiga perkara korupsi. Dalam kunjungannya ke Kejati Bali, Selasa […]

expand_less