Dirjen AHU Kemenkum RI Buka UKEN 2026 di Solo: Ingatkan Integritas, Etika dan Ancaman Sanksi bagi Notaris
- account_circle Ghana
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

SOLO, Jarrakpos.com — Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum RI secara resmi membuka pembekalan dan Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) yang dihelat di The Sunan Hotel, Solo, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan strategis ini merupakan pilar kaderisasi penting bagi Ikatan Notaris Indonesia (INI) guna mencetak calon pejabat umum yang profesional.
Agenda tersebut dihadiri oleh 638 Anggota Luar Biasa (ALB) calon notaris dari berbagai daerah. Turut hadir pula Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, jajaran Pengurus Pusat (PP) INI, serta Dewan Kehormatan Pusat (DKP).

Poin Penting Arahan Dirjen AHU Kemenkum RI:
Jabatan Mulia (Officium Mobile):
Profesi notaris memiliki masa pengabdian panjang hingga 70 tahun, sehingga menjaga kehormatan profesi merupakan kewajiban mutlak.
Penguasaan Aturan Baru: Calon notaris wajib menguasai Kode Etik Notaris hasil pengesahan 24 November 2025 yang memuat 11 bab, 47 pasal, 49 kewajiban, dan 36 larangan.
Pengawasan Diperketat: Terdapat lebih dari 100 notaris yang terpantau aparat penegak hukum atas indikasi Tindak Pidana.
Sanksi Tegas: Majelis Pengawas Pusat Notaris (MPPN) telah menerima 247 laporan, di mana 109 kasus telah disidangkan dengan hasil 20 notaris dijatuhi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), 15 diberhentikan sementara, dan 3 diberhentikan dengan hormat.
Transformasi Digital: Ditjen AHU menyiapkan ekosistem kenotariatan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk verifikasi data serta peralihan dari minuta konvensional ke minuta elektronik.

Pemerataan Wilayah: Mengingat masih terjadi penumpukan kuota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, calon notaris didorong untuk mengisi formasi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur yang sektor industri tambang dan investasinya tengah masif.
Melalui penyelenggaraan UKEN ini, Ditjen AHU berharap para peserta dapat lulus dengan baik dan melahirkan generasi notaris baru yang berintegritas tinggi demi memperkuat penegakan hukum di Indonesia. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar