Sederet Dagelan Jelang Kongres PSSI Sumut 2026, Siapa Biangnya?
- account_circle Syawal
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Harapan masyarakat untuk sepakbola Sumatera Utara lebih baik tampaknya masih jauh panggang dari api. Pasalnya,
Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan ketua PSSI Sumut yang dijadwalkan 12 Oktober mendatang diwarung dagelan
Dagelan KLB PSSI telah dimulai sejak pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding yang dibentuk pada Kongres Biasa Januari 2026 bukan merupakan aspirasi dari voter melainkan ditetapkan langsung oleh plt PSSI Sumut Arya Sinulingga.
Pada kongres itu, Arya Sinulingga diminta untuk menunjukkan SK perpanjangan sebagai Plt. Pasalnya, beliau mulai menjabat Plt PSSI Sumut tahun 2024.Namun beliau tidak bisa menunjukkan bukti perpanjangan SK sebagai Plt.
” Dua tahun sebagai Plt PSSI Sumut tak ada prestasi yang bisa dibanggakan bahkan banyak amburadol, PON SUMUT tdk juara, anggaran nya perlu di pertanyakan”, kata Mantan Wakil Sekretaris PSMS Medan yang juga Sekretaris Kurnia FC, Zulkifli, Rabu (30/9)
“Bukan hanya itu, sampai sekarang masyarakat tidak tau kegunaan subsidi PSSI karena Plt tidak transparan” sebut nya
Nah, dagelan selanjutnya terjadi sejumlah ketentuan dalam proses pemilihan Ketua Umum PSSI Sumatera Utara (Sumut) yang rencananya digelar melalui kongres pada 12 Oktober 2026.
Zulkifli menyoroti status Ketua PSSI Sumut saat ini yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt), namun memiliki kewenangan menunjuk Plt di tingkat kabupaten/kota.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapatkan penjelasan karena para Plt PSSI di kabupaten/kota nantinya dapat memiliki posisi sebagai pemilih atau voters dalam kongres pemilihan Ketua PSSI Sumut.
“Dari yang saya pahami, hal itu tidak diperbolehkan,” ujar Zulkifli, Selasa (29/9).
Selain persoalan status Plt di tingkat kabupaten/kota, Zulkifli juga mempertanyakan status Plt Ketua PSSI Sumut saat ini yang disebut merupakan Exco PSSI Pusat. Sosok tersebut juga dikabarkan akan maju sebagai calon Ketua PSSI Sumut dalam kongres mendatang.
Menurut Zulkifli, kondisi tersebut perlu mendapatkan kejelasan terkait aturan yang berlaku dalam proses pencalonan maupun pemilihan Ketua PSSI Sumut.
“Plt Ketua PSSI Sumut saat ini merupakan Exco PSSI Pusat. Beliau dikabarkan akan maju sebagai ketua pada kongres nanti. Itu juga wajib dipertanyakan, apakah boleh atau tidak,” katanya.
Zulkifli menegaskan, persoalan utama yang perlu dilakukan PSSI Sumut adalah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai aturan dan mekanisme pemilihan kepada seluruh voters maupun masyarakat.
Ia berharap proses kongres berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Intinya saya meminta, PSSI Sumut harus transparan kepada para voters dan masyarakat terkait aturan dalam pemilihan Ketua PSSI Sumut. Agar tidak menimbulkan kericuhan di belakang hari,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyampaikan harapannya agar Plt Ketua PSSI Sumut, Arya Sinulingga, dapat mempertimbangkan kembali rencana pencalonannya sebagai Ketua Asprov PSSI Sumut.
Menurut Zulkifli, selama beberapa tahun kepemimpinan dalam status Plt, perkembangan sepak bola Sumut menurut pandangannya belum menunjukkan kemajuan yang diharapkan. Karena itu, ia berharap momentum kongres dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan penyegaran dalam kepengurusan PSSI Sumut.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar