Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Larangan Anak di Bawah Umur Mengendarai Motor, Kapolres Pacitan Ingatkan Peran Orang Tua

Larangan Anak di Bawah Umur Mengendarai Motor, Kapolres Pacitan Ingatkan Peran Orang Tua

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Keselamatan anak di jalan raya menjadi perhatian serius di Kabupaten Pacitan. Anak-anak di bawah umur dan mereka yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) diimbau untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor, baik saat berangkat maupun pulang sekolah maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Imbauan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Bupati Pacitan Nomor 500.11.1/2944/408.39/2025 tentang larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur dan/atau belum mempunyai SIM.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengingatkan bahwa keselamatan anak di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pihak sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.

Menurutnya, orang tua memiliki peran penting untuk memastikan anak-anak yang belum memenuhi persyaratan berkendara tidak membawa kendaraan bermotor sendiri.

“Orang tua harus menjadi pihak pertama yang mengawasi dan memastikan anak-anaknya tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum cukup umur dan belum memiliki SIM,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Ahad (27/9).

Surat edaran tersebut juga mengimbau orang tua siswa atau wali murid untuk melarang sekaligus mengawasi anak-anak mereka agar tidak mengendarai kendaraan bermotor, baik ketika menuju sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat aktivitas anak di jalan raya memiliki risiko keselamatan yang tidak dapat diabaikan. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas perlu dibangun sejak lingkungan keluarga.

Selain keluarga, pihak sekolah juga didorong mengambil langkah konkret. Sekolah dapat menjalin kerja sama dengan pengusaha kendaraan umum untuk menyediakan sarana transportasi bagi siswa. Berbagai inovasi lain juga dapat dikembangkan guna mengurangi penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa yang belum memenuhi persyaratan berkendara.

“Ini membutuhkan sinergi. Sekolah, orang tua, dan kepolisian harus bersama-sama memberikan pemahaman kepada anak bahwa keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar kemudahan menggunakan kendaraan sendiri,” kata mantan penyidik pada lembaga anti rasuah ini.

Surat edaran tersebut juga mengimbau orang tua siswa atau anak di bawah umur dan/atau belum memiliki SIM untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka ke sekolah sebagai bentuk kepedulian sekaligus pengawasan.

Sementara itu, sekolah diberikan ruang untuk menerapkan sanksi disiplin terhadap siswa yang tetap melanggar larangan tersebut. Kebijakan itu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Bagi kepolisian, persoalan anak mengendarai kendaraan bermotor bukan semata-mata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan generasi muda. Kesadaran berlalu lintas sejak dini diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan membentuk perilaku berkendara yang bertanggung jawab di masa mendatang.

“Yang paling utama adalah keselamatan anak-anak kita. Jangan sampai keinginan untuk memberikan kemudahan justru menempatkan mereka pada risiko di jalan raya,” pungkasnya.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PGRI Kabupaten Indramayu H.Caridin mengadakan Orientasi dan Pembekalan Bagi Pengurus PGRI Se Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPost.Com- Setelah diadakan pemilihan ketua dan kelengkapannya Ketua PGRI Kabupaten Indramayu membentuk pengurus PGRI Kabupaten Indramayu, bertempat di aula PGRI kabupaten Indramayu (Selasa 23/09/25) diadakan Orientasi dan Pembekalan bagi Pengurus PGRI se Kabupaten Indramayu. Hadir pada acara tersebut Perwakilan Pengurus PGRI Provinsi Jawa Barat, Ketua Umum PGRI Kabupaten Indramayu H.Caridin beserta jajaran pengurus dan […]

  • Usman Husin Salurkan 10,8 Ton Beras di Oemofa, BULOG: Beliau Rajin Turun ke Pelosok

    Usman Husin Salurkan 10,8 Ton Beras di Oemofa, BULOG: Beliau Rajin Turun ke Pelosok

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 77
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Sejak pagi, warga Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, telah berkumpul menunggu penyaluran bantuan pangan berupa beras. Di tengah keterbatasan kehidupan yang mereka jalani, bantuan tersebut menjadi perhatian yang berarti bagi masyarakat. Sebanyak 362 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Oemofa masing-masing mendapatkan 30 kilogram beras. Penyaluran bantuan pangan itu […]

  • Kemenkeu Satu Gelar Dua Expo 2025,  Dumai Riau dan Padang Sumatra Barat Dorong UMKM Untuk Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Kemenkeu Satu Gelar Dua Expo 2025,  Dumai Riau dan Padang Sumatra Barat Dorong UMKM Untuk Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Jakarta – Pemerintah terus mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas dan mampu menembus pasar ekspor. Sejalan dengan upaya tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu Satu) menggelar dua expo yang berlangsung di penghujung Oktober 2025, masing-masing di Dumai, Riau dan Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea […]

  • Lahirkan Pelestari Hutan Muda, Kemenhut Kumpulkan 30 Genries NTT Siap Unjuk Inovasi Lestarikan Hutan di Forest Youthverse Summit Kupang

    Lahirkan Pelestari Hutan Muda, Kemenhut Kumpulkan 30 Genries NTT Siap Unjuk Inovasi Lestarikan Hutan di Forest Youthverse Summit Kupang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 74
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Di tengah kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) yang menjadi benteng hijau bagi Kota Kupang, sebanyak 30 anak muda terbaik dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan berkumpul dalam Forest Youthverse Summit, Senin–Selasa 20-21 Juli 2026. Selama dua hari, mereka tidak hanya diajak menyusuri kawasan KHDTK Mapoli dan […]

  • Kanwil Ditjenpas Sumut Luruskan Isu Kerusuhan di Lapas Gunungsitoli, Situasi Aman dan Terkendali

    Kanwil Ditjenpas Sumut Luruskan Isu Kerusuhan di Lapas Gunungsitoli, Situasi Aman dan Terkendali

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Medan — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) menegaskan bahwa kondisi di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali, pasca munculnya pemberitaan yang menyebutkan adanya kerusuhan di dalam lapas. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, Kamis (23/10/2025). Yudi menjelaskan bahwa […]

  • Polresta Magelang Ikuti Bimtek Mitigasi Pemberitaan Bencana untuk Perkuat Kehumasan

    Polresta Magelang Ikuti Bimtek Mitigasi Pemberitaan Bencana untuk Perkuat Kehumasan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM -– Jajaran Polresta Magelang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Mitigasi Pemberitaan Bencana Alam yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui video conference (vicon) di Aula Polresta Magelang pada Jumat,(23/1/2026) pukul 14.00 WIB hingga 16.20 WIB. Bimtek diikuti oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., M.H., Kabid […]

expand_less