Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Indonesia Kalahkan Singapura, Ardi Nusri: Start Bagus Namun Belum Teruji

Indonesia Kalahkan Singapura, Ardi Nusri: Start Bagus Namun Belum Teruji

  • account_circle Syawal
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan – Timnas Indonesia mengawali kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Meski meraih hasil positif, skuad Garuda masih pekerjaan rumah sebelum bersua Malaysia pada laga kedua Grup A.

Duel Timnas Indonesia kontra Singapura dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Dua gol Garuda dicetak Ragnar Oratmangoen (15′) dan Ole Romeny (74′ P).

Pengamat sepak bola Prof. Dr. Ardi Nusri, M.Kes dalam pesan wasthap nya, Sabtu (26/9), menilai Timnas Indonesia memperlihatkan permainan cukup oke. Kemampuan menciptakan peluang jadi salah satu hal yang mendapat sorotan positif.

“Indonesia menunjukkan awal yang positif. Tim mampu mengontrol permainan, menjaga penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang. Skor 2-0 juga menunjukkan Indonesia cukup efektif dalam memanfaatkan momen penting,” ujar Ardi Nursi

“Namun belum teruji. Ujian sesungguhnya tetap dengan tim Vietnam ataupun Thailand. Untuk start awal sudah bagus, namun masih bisa berkembang. Semoga dari waktu ke waktu mereka semakin padu. Dua pertandingan lagi di grup, semoga bisa dimanfaatkan John Herdman untuk mematangkan taktikal dan soliditas tim”, tambah nya

Selain itu jelas pelatih B AFC ini menyebut kan masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki timnas. “Setelah unggul, Indonesia terkadang terlalu terburu-buru dalam membangun serangan dan akurasi umpan terakhir masih bisa ditingkatkan,” lanjutnya.

” Termasuk faktor adaptasi, karena tubuh pemain perlu beradaptasi dengan iklim di negara kita. Karena mereka baru kembali dari klub mereka masing-masing yang hampir semuanya berada di iklim yang sangat kontras

Dosen Unimed ini juga menyoroti penyelesaian akhir Timnas Indonesia. Menurutnya, peluang yang didapat harus mampu dimaksimalkan dengan lebih baik, terlebih lawan berikutnya adalah Malaysia.

“Finishing juga harus lebih klinis karena di laga kedua melawan tim seperti Malaysia, peluang yang sedikit harus bisa dimaksimalkan,” kata nya

Berdasarkan data ,Timnas Indonesia mampu menciptakan peluang lebih banyak, tetapi dari 17 tembakan, hanya dua di antaranya tepat sasaran. Sementara lawan membuat empat tendangan, satu shots on target.

“Statistik pertandingan juga menunjukkan akurasi tembakan dan situasi set piece masih menjadi area yang perlu diperbaiki. Pertandingan melawan Malaysia akan berbeda,” sebutnya

Timnas Indonesia kini mengoleksi tiga poin dan menempel Malaysia di puncak klasemen sementara Grup A. Harimau Malaya unggul selisih gol karena menang 3-0 atas Bangladesh.

Tim Merah-Putih selanjutnya ditantang Malaysia pada laga kedua Grup A di SUGBK, Senin (28/9/2026) malam WIB. Pertandingan ini krusial bagi kedua tim demi melaju ke partai final.

Ardi Nusri mengatakan konsistensi sepanjang pertandingan akan menjadi salah satu aspek penting bagi skuad asuhan John Herdman tersebut.

“Malaysia juga menang 3-0 pada laga pertama, sehingga Indonesia harus lebih konsisten selama 90 menit, terutama dalam transisi, duel lini tengah dan penyelesaian akhir,” tegasnya

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less