Suryadi Nomor Urut 02 Menang Telak 581 Suara, Selisih 199 Suara dari Rivalnya Syahrun
- account_circle Rahmad Ariadi
- calendar_month 4 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM — Pemilihan Kepala Kampung (Pilkampong) Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam untuk periode 2026–2032 resmi merampungkan seluruh proses penghitungan suara.
Hasil rekapitulasi akhir memastikan kemenangan mutlak bagi calon nomor urut 02, Suryadi. Dalam pesta demokrasi tingkat desa ini, Suryadi menang telak setelah mengantongi 581 suara. Ia mendominasi jalannya perolehan suara dari rival utamanya, Syahrun (nomor urut 01), yang memperoleh 382 suara.
Dengan hasil tersebut, Suryadi memimpin tampuk kepemimpinan desa dengan mencatatkan selisih keunggulan mencapai 199 suara dari pesaingnya. Pihak panitia mencatat total warga yang menggunakan hak pilihnya mencapai 970 orang, dengan rincian 7 surat suara dinyatakan rusak atau tidak sah. Adapun total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tercatat di Kampung Lae Motong berada di angka 1.046 pemilih.
Kemenangan meyakinkan ini disambut penuh rasa syukur oleh seluruh jajaran tim sukses serta simpatisan nomor urut 02. Kendati mengantongi keunggulan besar, pihak pemenang menegaskan bahwa fokus utama pasca pemilihan adalah menjaga stabilitas sosial dan merajut kembali persaudaraan antarwarga.
Perwakilan Tim Pemenangan Nomor Urut 02, Sahri Banurea, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga kelancaran jalannya Pilkampong sehingga berlangsung aman dan damai. Ia menegaskan, setelah pleno penghitungan suara selesai, maka seluruh perbedaan pandangan politik selama masa kampanye resmi ditiadakan.
“Kontestasi demokrasi telah usai. Kami dari Tim Pemenangan 02 mengajak kembali seluruh masyarakat Lae Motong untuk bersatu kembali demi kemajuan desa kita,”
Ujar Sahri Banurea dalam pernyataan resminya. Menurut Sahri, tantangan pembangunan desa ke depan membutuhkan gotong royong dan sumbangsih pemikiran dari seluruh warga tanpa terkecuali. Ia berharap tidak ada lagi sekat pembatas di tengah masyarakat pascapemilihan ini.
“Tidak ada lagi kubu nol satu atau nol dua. Sekarang kita semua adalah satu keluarga besar Kampung Lae Motong. Mari kita lupakan perbedaan kemarin, bergandengan tangan, dan mendukung program kerja Kepala Kampung terpilih demi mewujudkan kemajuan desa yang lebih baik,” pungkasnya.
- Penulis: Rahmad Ariadi




Saat ini belum ada komentar