DPR RI Apresiasi Hadirnya Air Bersih di Desa Pisan, Harapan Baru di Tengah Perbukitan Kering
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah perbukitan kering yang membentang luas di Nusa Tenggara Timur, angin kabar baik kembali berembus.
Desa Pisan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kini merasakan perubahan besar setelah Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Bayan Group resmi menyerahkan sarana air bersih yang rampung dibangun pada akhir Oktober 2025.
Bagi ratusan keluarga, kehadiran fasilitas ini bukan sekadar bangunan dengan pipa dan tangki di atas bukit.
Ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk memastikan air bersih semakin mudah dijangkau, semakin merata, dan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.
Inisiatif ini merupakan bagian dari BayRun for Charity 2024, program sosial Bayan Group melalui Bayan Peduli.
Selain Desa Pisan, sarana air bersih juga dibangun di lima desa lain; Biloto, Bangka Ara, Ulu Belang, Timbu, dan Wokowoe yang totalnya memberi manfaat bagi 12.400 jiwa.
Sebuah kerja besar yang menghadirkan harapan baru bagi banyak keluarga di wilayah yang selama ini akrab dengan krisis air.
Di Pisan, fasilitas air bersih dirancang untuk bertahan jangka panjang. Tangki berkapasitas total 14 m³, sembilan hidran umum, jaringan pipa ribuan meter, serta sistem pemompaan yang mampu mengalirkan hingga 36 m³ air per hari, memastikan bahwa desa ini diproyeksikan memiliki suplai air bersih yang cukup hingga 15 tahun ke depan.
Bahkan, jika dikelola optimal, fasilitas ini berpotensi dikembangkan menjadi sambungan rumah.
Sebanyak 612 jiwa atau 158 keluarga kini merasakan perubahan nyata. Perempuan dan anak-anak yang sebelumnya harus berjalan jauh atau mengangkut air berulang kali, kini dapat menggunakan waktu mereka untuk hal yang lebih produktif.
“Dulu kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air, terutama saat musim kemarau. Sekarang semuanya lebih mudah. Anak-anak lebih sehat dan perempuan tidak lagi menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengambil air,” ujar seorang warga Desa Pisan usai peresmian, (19/8/2025).
Saat ini fasilitas masuk masa retensi hingga Januari 2026 untuk memastikan semua sistem bekerja optimal.
“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu anak-anak dan keluarga hidup lebih sehat dan aman untuk waktu yang lama,” kata Semuel Niap, Area Program Manager Plan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa keberlanjutan layanan sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi berbagai pihak.
Dari pihak Bayan Group, Direktur Merlin menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pembangunan fisik.
“Akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik. Harapan kami, fasilitas ini menjadi awal dari perubahan nyata, membantu keluarga hidup lebih sehat dan memperkuat masyarakat menuju masa depan yang berkelanjutan.”
Pemerintah Kabupaten TTS melalui sambutan Bupati yang dibacakan Plt. Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Rudolf Malo, menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk menjaga keberlanjutan sarana tersebut.
Apresiasi juga datang dari Senayan. Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin dari Fraksi PKB yang mewakili Dapil NTT 2, menilai pembangunan fasilitas air bersih di Desa Pisan, Kecamatan Amanuban Timur sebagai langkah yang sangat relevan dengan kondisi daerah.
“Di TTS masih banyak tempat yang sulit air bersih. Air itu kebutuhan paling dasar, kalau ada air, baru bisa tanam, bisa sehat, dan bisa hidup dengan layak,”
“Karena itu saya sangat mengapresiasi langkah Plan Indonesia dan Bayan Group yang benar-benar membantu masyarakat dengan cara yang nyata,” ujarnya, (20/11/2025).
Ia juga berharap kolaborasi seperti ini dapat diperluas ke wilayah lain yang masih menghadapi persoalan serupa.
Bayan Peduli sebagai inisiatif CSR Bayan Group berfokus pada pendidikan, kesehatan, sosial-ekonomi, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Sementara Plan Indonesia, yang telah hadir sejak 1969, terus memperjuangkan hak anak dan kesetaraan gender, termasuk melalui akses air bersih, sanitasi, dan kebersihan di berbagai daerah.
Di NTT sendiri, Plan Indonesia telah mendampingi ribuan anak dan keluarga untuk membangun generasi yang lebih sehat dan tangguh.
Melalui kerja bersama yang solid, Plan Indonesia dan Bayan Group menunjukkan bahwa pembangunan sarana air bersih bukan hanya proyek teknis, melainkan intervensi yang membawa masa depan lebih cerah.
Dan ketika air akhirnya mengalir lebih dekat, kehidupan pun mengalir menuju perubahan yang lebih baik.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar