Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Hai Fest 2025: Saat Pesta Musik di Kupang Menjadi Gerakan Solidaritas untuk Bumi dan Ruang Hidup NTT

Hai Fest 2025: Saat Pesta Musik di Kupang Menjadi Gerakan Solidaritas untuk Bumi dan Ruang Hidup NTT

  • account_circle Mario
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah riuh tepuk tangan dan dentuman bass yang menggema di Lanud El Tari, Hai Fest 2025 menghadirkan lebih dari sekadar kemeriahan musik.

Dengan tema “Resepsi Patah Hati”, festival tiga hari yang digelar pada 23–25 Oktober 2025 ini menjelma menjadi ruang perayaan, pertemuan, dan pengingat bahwa hiburan bisa berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap masa depan lingkungan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tahun ini, Hai Fest memasuki babak baru melalui kolaborasi berani dengan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Mengusung kampanye “Ternyata Ada yang Lebih Penting dari Festival Musik”, festival tersebut menggabungkan energi anak muda, kreativitas musisi, dan kerja advokasi publik dalam satu panggung yang memikat ribuan penonton.

Kolaborasi ini menghadirkan visual khusus yang ditampilkan para musisi nasional, mulai dari Hindia, Feast, Last Child, HIVI!, Kunto Aji, Juicy Luicy, The Changcuters hingga musisi-musisi lokal kebanggaan NTT.

Visual tersebut memuat pesan lingkungan, testimoni warga terdampak, serta temuan kelompok masyarakat sipil mengenai proyek geothermal di Mataloko dan Poco Leok yang dinilai masih minim transparansi dan partisipasi publik.

Dari ancaman kehilangan tanah, rusaknya kebun akibat luapan lumpur panas, hingga kekhawatiran akan risiko kesehatan, pesan-pesan ini mengajak ribuan pasang mata di area festival untuk menyadari bahwa masa depan masyarakat adat dan kelestarian ruang hidup bukan isu yang jauh dari kehidupan mereka.

Program Director Hai Fest, Musa Tenggaratimur, menegaskan bahwa transformasi festival tahun ini sudah menjadi visi sejak awal.

“Hai Fest bukan hanya panggung untuk merayakan musik, tetapi ruang untuk mengingatkan diri bahwa hiburan dan tanggung jawab sosial dapat berjalan beriringan,” ujar Musa.

“Anak muda punya energi besar, dan kami percaya energi itu bisa diarahkan untuk hal-hal baik. Melalui kolaborasi dengan ICW, kami ingin menunjukkan bahwa pesta musik pun bisa menjadi pintu masuk bagi kesadaran kolektif.”

Menurutnya, suara para musisi dan kehadiran ribuan penonton menjadikan kampanye ini tidak hanya terdengar, tetapi juga dirasakan.

“Ketika pesan penting disampaikan di tengah suasana penuh emosi, dampaknya lebih dalam. Semoga apa yang terjadi di panggung Hai Fest menjadi pemantik bagi gerakan yang lebih luas untuk masa depan lingkungan dan masyarakat NTT,” tutup Musa.

Hari pertama festival dibuka oleh Juicy Luicy, disusul Muria, Raim Laode, The Changcuters, serta penampilan kolaboratif Ucup Pop x Ari Lesmana.

Deretan musisi lokal, mulai dari Ave the Artist, Benicias, hingga Yusten Kaesmetan & Friends ikut memperkaya atmosfer dengan warna musik khas NTT.

Hari kedua menjadi titik ledakan energi dengan kemunculan .Feast, Hindia, K3BI, dan Last Child, dipadukan dengan penampilan musisi regional seperti Aresis, Rumput Tetangga, dan SVL.

Hari ketiga, festival mencapai puncak emosinya melalui Hipotday!, ditambah penampilan musisi lain seperti Ayeline, BestiuA, The Linkers, hingga Veins of Betrayal, menutup perhelatan dengan gemuruh sorak dan cahaya panggung yang seakan meneguhkan bahwa musik masih mempersatukan banyak hal.

Tim Hai Fest menyampaikan bahwa festival ini sejak awal ingin mengedepankan nilai kemanusiaan dan kesadaran kolektif.

“Musik memudahkan pesan penting diterima dengan cara yang lebih dekat. Kami berterima kasih kepada semua musisi yang bersedia mengangkat isu ini, ini membuktikan bahwa solidaritas bisa hadir di mana saja.”

ICW menilai langkah Hai Fest sebagai terobosan kreatif dalam advokasi publik.

“Transisi energi harus berjalan adil dan transparan. Kolaborasi seperti ini membantu membuka percakapan baru di kalangan anak muda,” ujar perwakilan ICW.

Pameran edukatif, konten informasi, dan sesi diskusi mengenai dampak sosial-lingkungan proyek geothermal semakin memperkaya pengalaman festival.

Kolaborasi Hai Fest dan ICW memiliki tujuan strategis untuk:

Menguatkan suara masyarakat lokal yang terdampak pembangunan energi.

Mendorong transparansi dan partisipasi publik dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menggerakkan anak muda untuk lebih peduli pada isu lingkungan dan kebijakan energi.

Membangun solidaritas nasional bagi masyarakat NTT yang menghadapi ancaman terhadap ruang hidupnya.

Dengan capaian tahun ini, Hai Fest menegaskan kembali posisinya sebagai festival musik besar yang bukan hanya memanjakan telinga, tetapi juga menggerakkan hati dan pikiran, sebuah festival yang meninggalkan jejak jauh lebih panjang dari sekadar tiga hari perayaan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Kihajar Dewantara Ponorogo Perkuat Link and Match, Gandeng Tiga Mitra Strategis Buka Peluang Karier Global

    SMK Kihajar Dewantara Ponorogo Perkuat Link and Match, Gandeng Tiga Mitra Strategis Buka Peluang Karier Global

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PONOROGO, JARAKPOS – Komitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja terus diperkuat SMK Kihajar Dewantara Ponorogo. Melalui Sosialisasi Program Sekolah dan Pemaparan Kebekerjaan Dalam dan Luar Negeri, sekolah ini menghadirkan tiga perusahaan mitra strategis untuk membuka wawasan sekaligus memperluas peluang karier para siswa, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Kihajar Dewantara […]

  • Tak Kenal Lelah, Denpom I/5 Gencarkan Patroli Malam, Amankan Kota Medan dari Ancaman Begal

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 616
    • 0Komentar

    MEDAN – Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan di bawah pimpinan Letkol CPM Hanri Wira Kusuma, S.H., M.Han,. terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan, Minggu (2/2). Tanpa mengenal lelah, personel Denpom I/5 bersama Pomdam I/Bukit Barisan, rutin melakukan patroli malam untuk mencegah aksi kriminal, khususnya begal yang meresahkan masyarakat. Dalam […]

  • Perkuat Sinergi Dalam Edukasi Bahaya Narkoba, Kepala BNNK Kuningan Sambut Kunjungan FKUB

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 549
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan, Agus Mulya, S.Pd., M.Si., bersama Kasubbag Umum dan para ketua tim, menerima kunjungan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kuningan. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan komunikasi yang lebih erat antara kedua pihak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. FKUB Kuningan yang dipimpin oleh […]

  • Ruas Jalan di Temanggung Rawan Kecelakaan Hati-Hati

    Ruas Jalan di Temanggung Rawan Kecelakaan Hati-Hati

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG,JARRAKPOS.COM – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Temanggung disebut rawan kecelakaan lalu lintas. Hal ini perlu diwaspadai pengguna jalan, terutama yang hendak bepergian pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Kepala DISHUB Kabupaten Temanggung, Saltiyono Atmaji, mengatakan ruas jalan yang rawan kecelakaan memiliki topografi naik-turun dan berkelok-kelok. Ia mencontohkan topografi jalan tersebut ada di […]

  • Kodim 0615/KNG Kembali Salurkan Puluhan Kendaraan Operasional KDMP

    Kodim 0615/KNG Kembali Salurkan Puluhan Kendaraan Operasional KDMP

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat berjalannya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Kodim 0615/Kuningan kembali menyalurkan bantuan kendaraan operasional. Pada tahap kedua ini, sebanyak 62 unit motor roda tiga diserahkan guna melayani kebutuhan 31 titik lokasi di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya, di mana telah […]

  • Masuki Liburan “NATARU” Pengunjung Obyek Wisata Waduk Darma Membludak

    Masuki Liburan “NATARU” Pengunjung Obyek Wisata Waduk Darma Membludak

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Memasuki Liburan  sekolah, Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi pengelola obyek wisata karena banyak didatangi pengunjung yang tentunya meingkatkan pemasukan dari tiket masuk. “Pengunjung yang menikmati keindahan Obyek Wisata Waduk Darma pada hari ini berjumlah 500an,” sebut Rivan Maulana dari Digital Marketing PT Jaswita pengelola Obyek Wisata Waduk Darma, kepada […]

expand_less