Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Suami Terlapor Di Atas Polisi, Ini Penyebab Polres Padangsidimpuan “Lambat” Tangani Kasus ITE ?

Suami Terlapor Di Atas Polisi, Ini Penyebab Polres Padangsidimpuan “Lambat” Tangani Kasus ITE ?

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Suami Terlapor D.S. Dalimunthe atas nama M.H. Tanjung ditengarai penyebab lambatnya proses penanganan perkara ITE yang dilaporkan oleh Andriani Nasution karena M.H. Tanjung disebut-sebut berkedudukan di atas polisi.

“Kalau Abangmu di atasnya polisi, beb” kalau kami itu cuex iyalah harus kau jaga itu privasi laki mu, kan lakimu polisi , baguslah kalau dapatnya polisi iya kan. Emangnya si kawan banyak cakap dapatnya zonk,” kata D. S. Dalimunthe dalam live Facebook di akun Dewi Delimunthe yang sudah sempat dihapus.

Meski dihapus ternyata acara live tersebut sempat direkam oleh seseorang untuk kepentingan penegakan hukum.

“Lambatnya” penanganan perkara ITE yang dilaporkan oleh Andriani Nasution mungkin ada kaitannya dengan ucapan kalimat yang dilontarkan oleh D.S. Dalimunthe dalam live facebooknya tersebut .

“Mungkin benar ucapannya itu bang, kata Andriani makanya laporan saya itu lambat ditangani”, kata Andriani kepada media, Selasa (14/10/2025).

Kan katanya suaminya di atas polisi, pengertiannya bisa saja polisi takut sama suaminya yang membuat proses penanganan perkara saya itu lambat.

Andriani merinci, lambatnya penanganan perkara laporannya tersebut seperti proses mengantar surat undangan saja ke rumah si D.S. Dalimunthe oknum penyidik harus ditemani menunjukkan tempatnya dan setelah ditunjukkanpun surat tak kunjung sampai ke tangan nya.

Katanya tidak ada orang di rumah tersebut sehingga penyidik pulang mengurungkan mengantar surat tersebut ke tangan D.S. Dalimunthe.

Alasan tidak sampainya surat undangan klarifikasi ke tangan polisi ternyata dituangkan dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan (SP2HP) nomor : B/503/ X / 2025/ Reskrim, tanggal 02 Oktober 2024. Dalam point 2 butir ketiga surat dimaksud menjelaskan : Penyidik / Penyidik Pembantu telah melakukan undangan klarifikasi kepada pemilik akun Dewi Delimunthe namun pada saat surat undangan tersebut dikirimkan alamat pemilik akun tersebut Dewi Dalimunthe tidak berada di tempat dan Penyidik/Penyidik Pembantu akan mengirim surat undangan klarifikasi ke 2 (dua) .

Setelah SP2HP tersebut dikirimkan ke Andriani selaku Pelapor, Andriani mempertegas penyidik dengan menanyakan apakah surat undangan klarifikasi tersebut sudah sampai ke tangan Terlapor.

“Berarti surat undangan terlapor belum sampai sama dia itu ya pak, tanya Andriani melalui chat WhatsApp.

Sang penyidik menjawab, ” yang kemarin ditunjukkan ibu itu rumahnya dikunci, dan sampai hampir setengah jam kami tunggu nggak datang-datang si pemilik rumahnya.

Jadi bagaimana pak, apa nggak ada surat undangan lagi buat si Terlapor, tanya Andriani.

Besok kami kirim undangan kedua buk, jawab penyidik.

Andriani lantas menegaskan, ” kalau terlapornya nggak di rumah pak kan bisa bapak kasih surat undangan nya ke lurah.

Iya, kami nggak tau dimana rumah lurahnya buk, dan sekitar rumah itu juga nggak ada yang bisa ditanya dimana rumah lurah atau Kepling, jawab sang penyidik.

Padahal sebagai seorang polisi yang mempunyai kemampuan untuk menyelidikan mencari orang hilang atau pencuri, tak seharusnya kerepotan hanya persoalan mengantar surat saja. Kan bisa saja surat tersebut diantar melalui ke rumah Kepling atau kantor lurah setempat, jadi nggak perlu harus menunda waktu , jelas Andriani.

4 hari setelah tanggal 2 Oktober, Andriani kembali menanyakan perkembangan penanganan perkaranya kepada penyidik.

Sudah bisa diambil SP2HP nya pak, tanya Andriani untuk mengetahui apakah surat undangan klarifikasi sudah sampai ke tangan Terlapor.

Penyidik menjawab, ” tapi baru lagi dikirim SP2HP buk”.

Andri menegaskan, ” SP2HP Lanjutan pak”. Dan Andriani menambahkan pertanyaannya sudah bagaimana pak undangan klarifikasi Terlapor.

Penyidik kemudian mengatakan ” sudah saya periksa buk”. Nantilah saya buatkan SP2HP.

Ternyata hingga hari Rabu (08/10/2025) penyidik belum membuat SP2HP dimaksud, sehingga Andriani menanyakan apakah penyidik sudah bisa mengirim SP2HP yang dimintanya tersebut . Pada hari itu, penyidik tidak menjawab.

Kemudian keesokan harinya penyidik mengatakan , sabar buk ya.

Pada hari Sabtu berikutnya Andriani mengatakan sudah bisa nanti kujemput SP2HP nya pak demikian pada keesokan harinya yakni di hari Minggu, namun penyidik tampak tak merespon dengan tidak memberikan jawaban.

Pada hari Senin kemudian Penyidik baru mengatakan nanti saya kirim ya.
Namun ternyata pada hari Senin tersebut Penyidik tak kunjung memberikan SP2HP yang diminta Pelapor.

Dan hingga berita ini dirilis di hari Selasa malam (14/10/2025) ternyata penyidik belum juga memberikan SP2HP kata pelapor ke media.

Berbeda dengan Laporan Polisi perkara ITE yang dilaporkan Asmawati Rambe dengan terlapor tetap.orang yang sama yakni D.S. Dalimunthe , ternyata juga terjadi “pemoloran waktu”, dimana polisi telah melayangkan undangan mediasi kepada Pelapor pada Jum’at (10/10/2025) dengan tanggal surat tanggal 8 Oktober 2025 dan dijadwalkan pada hari Sabtu tanggal (11/10/2025).

Namun di pagi harinya sang penyidik yang menangani perkara ITE yang dilaporkan Asmawati Rambe tiba-tiba mengkhabari kalau Terlapor tidak bisa hadir karena suaminya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit.

Anehnya, pada sore harinya (Sabtu sore), suami terlapor sudah pulang tampak dalam live facebooknya akun Dewi Delimunthe.

Dan pada esok hari tepatnya hari Minggu D.S. Dalimunthe tampak berjogetria dalam akun facebook Dewi Delimunthe seraya menjerit-jerit menyebutkan “masuk-masuk Arisan Cintaaaa disambut dengan suara Eeee…ee, dan disambut oleh temannya dengan mengatakan “ma Goyang Ayak” dan disambut D.S. Dalimunthe dengan sebutan “goyang ayak, sepatu baru ayak dan menyebutkan arisan ciiiinta”.

Dalam rekaman live tersebut tampak D.S. Dalimunthe dikawal oleh teman-temannya seraya menunjukkan kemampuan goyang masing-masing dengan menikmati dunia musiknya.

Dalam aksi tersebut D.S. Dalimunthe tampak seperti tidak memiliki persoalan hukum, tak jelas apa penyebab sikapnya demikian apakah ada kaitannya dengan suaminya yang katanya di atas polisi ? Hanya Tuhan yang tahu jelas Asmawati dan Andriani. *(Ali Imran).

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Dan Sekertaris Desa Wanasaba Kidul Diduga Palsukan Tanda Tangan Ketua BPD

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Berawal dari senin tanggal 10 pebruari 2025 sejumlah wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) melakukan klarifikasi kepada Ketua BPD Desa Wanasaba kidul Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Klarifikaai tersebut terkait adanya tanda tangan Ketua BPD yang tercantum di dalam berita acara perjanjian pemanfaatan lahan tanah titisara (Tanah Kas Desa) yang […]

  • Mapag Persib Juara, Pemkab Kuningan Gelar Nobar di Pandapa Paramarta

    Mapag Persib Juara, Pemkab Kuningan Gelar Nobar di Pandapa Paramarta

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Wujud apresiasi dan support pertandingan Persib Bandung pada laga penentuan Juara Liga Super, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan bersama Sadulur Suporter Persib sa-Kuningan menyiapkan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Mapag Persib Juara yang akan digelar di Pandapa Paramarta, Sabtu (23/5/2026). Momen ini disiapkan bukan sekadar untuk menyaksikan pertandingan Persib menghadapi Persijap yang berlangsung pukul […]

  • Alan : Ketua KONI Terpilih Diharapkan Mampu Buat Sumut Lebih baik

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Medan – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT – NTB tahun 2028 menjadi PR khusus bagi kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. Pasalnya, PON XXII mendatang mengadopsi cabor yang di pertandingan di olimpiade. Dengan begitu, Sumut kehilangan cabor yang menjadi lumbung medali seperti drumband, barongsai dan lainnya. Diperkirakan Sumatera Utara kehilangan 30 medali emas […]

  • Bupati Rohul Anton Langsung Turun Lapangan Bersama Tim Teknis Tinjau Islamic Centre

    Bupati Rohul Anton Langsung Turun Lapangan Bersama Tim Teknis Tinjau Islamic Centre

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Rohul – Langit mendadak gelap di kawasan Islamic Centre Pasir Pengaraian. Pagi tadi, Minggu (16/11/2025) hujan deras turun membasahi area masjid megah yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Rokan Hulu. Hujan pertama di awal musim ini ternyata ikut menguji sistem drainase yang sedang dalam tahap penataan dan penyempurnaan. Tidak berselang lama setelah hujan mengguyur, air […]

  • Dispora Bengkulu Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu

    Dispora Bengkulu Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com –  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK dan Ketua Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu yang dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Khairunnisa Helmi Hasan, di Balai Raya Semarak, Rabu (5/3/2025). “Atas nama Dinas Pemuda dan Olahraga […]

  • 130 Sopir Ambulans di Bengkulu Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    130 Sopir Ambulans di Bengkulu Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com – Sebanyak 130 sopir ambulans di Provinsi Bengkulu kini resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan perlindungan tersebut dilakukan secara simbolis dalam agenda penyerahan ambulans Bantu Rakyat dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu (16/8). Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menyampaikan bahwa program ini […]

expand_less