Hardiknas 2025: Wali Kota Kupang Tekankan Persatuan dan Pendidikan sebagai Fondasi Kota Berkarakter
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 25 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tampil sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di Buoyant Montessori School, Jumat (2/5).
Upacara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum refleksi bersama tentang arti penting pendidikan sebagai jantung pembangunan manusia dan masa depan Kota Kupang.
Di hadapan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, Wali Kota menegaskan bahwa komitmen membangun kota tidak cukup hanya dengan menghadirkan infrastruktur yang megah.
Lebih dari itu, yang terpenting adalah melahirkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Membangun kota berarti membangun manusia yang tinggal di dalamnya. Dan membangun manusia berarti membangun pendidikan dan kesehatan,” tegas Wali Kota, disambut tepuk tangan hadirin.
Upacara ini turut dihadiri Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H. Manurung, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang Ny. dr. Widya Cahya, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD Kota Kupang, tokoh pendidikan, serta para siswa dan guru se-Kota Kupang.
Kebersamaan lintas elemen masyarakat ini memperlihatkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah.
Dalam arahannya, Wali Kota memaparkan capaian membanggakan sektor pendidikan Kota Kupang: tingkat partisipasi PAUD meningkat, angka partisipasi SD mencapai 93%, rasio guru dan murid tergolong ideal, rata-rata lama sekolah mencapai 11,64 tahun, dan tingkat kelulusan SD serta SMP dalam dua tahun terakhir mencapai 100%.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan pendidikan. Mengutip pepatah Latin “Ubi Concordia, Ibi Victoria” (di mana ada persatuan, di situ ada kemenangan), Wali Kota mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan hanya dapat tercapai jika semua pihak bergerak bersama.
Sejalan dengan visi-misinya, pembangunan SDM berkualitas ditempatkan sebagai prioritas utama.
Pendidikan menurutnya tidak hanya soal capaian akademis, tetapi juga penanaman nilai luhur: menghormati sesama, menjaga kebersihan, hingga melestarikan adat budaya.
Momentum Hardiknas ini juga bertepatan dengan peringatan 139 tahun berdirinya Kota Kupang dan 29 tahun statusnya sebagai daerah otonom.
Wali Kota mengajak seluruh pihak menjadikan hari bersejarah ini sebagai refleksi penting untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, terutama dalam akses dan pemerataan pendidikan.
Kabar menggembirakan pun datang bagi tenaga pendidik: dari 1.700 guru calon PPPK, lebih dari 1.300 telah memiliki NIP dan segera menerima SK serta hak gaji.
Wali Kota menegaskan proses percepatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah memberi kepastian bagi para pendidik.
Tak hanya soal pendidikan, Wali Kota juga menyambut baik dukungan dunia usaha. KB Bank menyerahkan CSR berupa motor pengangkut sampah dan kontainer berkapasitas besar.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun kota yang lebih bersih, sehat, dan layak huni.
“Kalau kita ingin bergerak cepat, kita bisa bergerak sendiri. Tapi jika ingin melangkah jauh, kita harus melangkah bersama,” ujarnya penuh makna.
Di akhir sambutan, Wali Kota berpesan kepada guru agar tidak hanya berkomitmen, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi muda.
“Tanpa komitmen, Anda tidak bisa memulai. Tapi tanpa konsistensi, Anda tidak bisa mengakhiri,” pungkasnya.
Upacara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah lomba antar siswa, peluncuran mata pelajaran Pendidikan Lingkungan sebagai muatan lokal wajib, serta peresmian buku 7 Kebiasaan Anak PAUD Indonesia.
Hari Pendidikan Nasional 2025 di Kota Kupang pun tercatat bukan hanya sebagai seremoni, melainkan sebagai pengingat abadi: bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang, fondasi utama lahirnya generasi unggul, dan kunci bagi masa depan kota yang lebih baik.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar