Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jeritan Revolusi Pendidikan: Saat IPK Jadi Berhala dan Karakter Terlupakan

Jeritan Revolusi Pendidikan: Saat IPK Jadi Berhala dan Karakter Terlupakan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, Jarrakpos –Miris, begitulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi pendidikan kita hari ini. Di tengah semangat mencetak generasi unggul, sistem pendidikan Indonesia justru terjebak dalam pusaran angka dan nilai.

đź’” IPK kini seolah menjadi berhala baru.
Di banyak kampus, mahasiswa berlomba mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi. Tapi di balik angka yang tampak membanggakan itu, ada sisi gelap yang jarang dibicarakan: hilangnya karakter, empati, dan kejujuran.

Generasi Cerdas Tanpa Kompas Moral

Kelas-kelas kita kini ibarat arena lomba menghafal. Siswa diajari mengejar nilai, bukan memahami makna. Kita sukses mencetak anak muda yang mahir berhitung, piawai teori, dan fasih bicara teknologi—namun gagal menanamkan moral dan akhlak.

Ironinya, banyak lulusan dengan IPK sempurna justru tersandung kasus korupsi, manipulasi data, hingga plagiarisme. Mereka pandai menghitung kerugian negara, tapi tidak tahu malu ketika menyalahgunakan keahliannya.

“Anak-anak kita tahu rumus integral, tapi tak tahu rumus kebaikan,” begitu kritik yang kini mulai ramai di media sosial.

Realitas yang Menyakitkan

Kementerian Pendidikan memang kerap menekankan pentingnya Pendidikan Karakter, namun implementasinya di lapangan masih jauh dari harapan.

Guru terbebani administrasi, siswa dikejar target nilai, dan orang tua pun lebih bangga dengan angka di rapor ketimbang perilaku anaknya di luar kelas. Akibatnya, sekolah menjadi tempat mencetak otak, bukan menempa jiwa.

Kasus kekerasan antarsiswa, perundungan, dan praktik tidak jujur di lingkungan akademik menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan kita pincang: cerdas, tapi tidak bijak; pintar, tapi tak berakhlak.

Paradoks Kebijakan dan Janji Manis

Setiap kali berganti menteri, kurikulum pun berganti. Program Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) datang dan pergi, tapi substansinya tak kunjung terasa.
Yang terjadi hanya seremonial, hafalan slogan, dan lomba kegiatan moral yang berakhir di dokumentasi media sosial.

Padahal, karakter bukan sesuatu yang bisa diajarkan lewat slide presentasi. Ia tumbuh dari teladan, konsistensi, dan keteladanan yang hidup di setiap ruang belajar.

Saatnya Revolusi Pendidikan Sejati

Sudah waktunya pendidikan Indonesia berhenti memuja angka. Kita perlu revolusi pendidikan sejati—yang menempatkan integritas, empati, dan kejujuran di atas IPK tinggi.

Beberapa langkah yang disorot para pemerhati pendidikan antara lain:
âś… Ganti Prioritas: Jadikan empati dan akhlak sebagai indikator utama kelulusan.
âś… Guru Sebagai Teladan: Kembalikan peran guru bukan hanya sebagai pengajar, tapi panutan moral.
âś… Pendidikan Holistik: Tanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam semua mata pelajaran, bukan hanya pelajaran agama atau PKN.

Kita tidak butuh generasi yang hanya cerdas otaknya, tapi juga cerdas hatinya.

Harapan Baru dari Rumah

Pendidikan karakter tak hanya tanggung jawab sekolah. Peran orang tua menjadi fondasi utama.
Keteladanan, komunikasi, dan pembiasaan nilai di rumah dapat menjadi benteng terakhir membentuk moral anak di tengah derasnya arus teknologi dan kompetisi.

🕊️ Penutup:
Jika bangsa ini ingin bangkit, revolusi pendidikan bukan sekadar mengganti kurikulum—melainkan mengganti cara berpikir kita tentang pendidikan itu sendiri.
Sudah saatnya berhenti mengejar angka, dan mulai membangun manusia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hebat Berlokasi di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon.

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Cirebon,Jarrakpos.com – Telah terjadi kebakaran hebat didekat Rumah Sakit Sumber Waras yang menimpa sebuah warung sembako milik Bapak Saeful Ibad yang beralamat di Jl. Urip Sumoharjo Blok Cikaranti Rt. 003/004, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Senin 03/02/25 Menurut informasi yang didapat dari warga setempat, api berawal diketahui berada di ruangan yang berisi Tabung Gas […]

  • Pererat Silaturahmi Ramadan, Polda Kepulauan Riau dan Jaringan Media Siber Indonesia Kepri Santuni Anak Yatim di Batam

    Pererat Silaturahmi Ramadan, Polda Kepulauan Riau dan Jaringan Media Siber Indonesia Kepri Santuni Anak Yatim di Batam

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 214
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Dalam rangka mempererat sinergitas antara kepolisian dan insan pers, Kabid Humas Polda Kepulauan Riau Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau di Golden Prawn, Bengkong – Batam, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat […]

  • Menjaga Ekosistem Pantai, Bupati Imron Ajak Warga Jaga Pantai Gebang Lewat Aksi Bersih-Bersih

    Menjaga Ekosistem Pantai, Bupati Imron Ajak Warga Jaga Pantai Gebang Lewat Aksi Bersih-Bersih

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 218
    • 0Komentar

      CIREBON, JARRAKPOS COM — Dalam rangka menjaga ekosistem pantai Bupati Cirebon Imron mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir, melalui aksi bersih-bersih pantai yang digelar secara serentak di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk sama-sama menjaga […]

  • Kedatangan Jokowi Disambut Antusias, PSI NTT Sebut Masyarakat NTT Sudah Lama Menanti

    Kedatangan Jokowi Disambut Antusias, PSI NTT Sebut Masyarakat NTT Sudah Lama Menanti

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 82
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo, mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda di Kota Kupang pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Menurut Christian Widodo, kehadiran Jokowi di Kupang merupakan bagian dari […]

  • Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kesambi Kota Cirebon Tegaskan Peran NU dalam Menjaga Bangsa

    Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kesambi Kota Cirebon Tegaskan Peran NU dalam Menjaga Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 325
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Handika, menyampaikan pernyataan resmi dalam momentum satu abad khidmah Nahdlatul Ulama (NU).   Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang NU merupakan tonggak sejarah penting bagi umat Islam sekaligus bangsa Indonesia.   Menurut Handika, selama satu abad NU telah istiqamah […]

  • Akselerasi Infrastruktur, Bupati Rokan Hulu Hadiri Pertemuan Strategis Kemendagri di Jakarta

    Akselerasi Infrastruktur, Bupati Rokan Hulu Hadiri Pertemuan Strategis Kemendagri di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 200
    • 0Komentar

    ​Jarrakpos.com JAKARTA|– Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menghadiri undangan penting dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam forum diskusi percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang digelar di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Selasa (3/2/2026). ​Pertemuan strategis ini fokus pada efektivitas dan kepatuhan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan pinjaman daerah guna memastikan pembangunan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. […]

expand_less