Banjir Pasang Rob dan Hujan Deras Terus Terjang Dumai, Warga: “Mana Janji Manis Pejabat?”
- account_circle Diana Ningsih
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

DUMAI.JARRAKPOS.COM— Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Dumai belakangan ini, diperparah dengan fenomena pasang air laut (rob), membuat sejumlah wilayah pemukiman di Kota Dumai terendam banjir. Kombinasi genangan air hujan dan luapan air laut ini memaksa ratusan rumah warga tergenang hingga masuk ke bagian dalam bangunan.11/09/26
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi ini memicu kelelahan fisik dan mental bagi warga terdampak. Sebagian besar dari mereka harus berjibaku menguras air yang masuk dan menggenangi perabotan rumah tangga setiap kali hujan deras mengguyur atau air laut pasang.
Keluh kesah dan kekecewaan mendalam pun berhembus kencang dari masyarakat yang merasa penanganan masalah banjir tak kunjung menemui titik terang.
Adi, salah seorang warga Dumai, menumpahkan kekecewaannya saat dijumpai di lokasi banjir. Ia menilai penanganan banjir di Dumai terkesan berjalan di tempat tanpa solusi konkret.
“Kok banjir ini tak ada perubahan sama sekali? Para petinggi daerah ini cuma janji-janji manis saja. Tapi buktinya apa? Malah kami kebanjiran terus sampai saat ini. Kami menagih janji-janji mereka, bukan hanya janji kosong!” tegas Adi dengan nada kecewa.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat: kapan realisasi nyata antisipasi dan penanggulangan banjir dapat benar-benar terwujud? Warga mendesak agar pemerintah daerah serta seluruh pemangku kebijakan tidak hanya mengumbar wacana saat masa kampanye atau peninjauan semata.
Masyarakat berharap seluruh pejabat yang memegang jabatan strategis di Kota Dumai dapat duduk bersama, bersinergi, dan bekerja nyata mencari solusi jangka panjang untuk meminimalisir dampak banjir rob dan luapan air hujan ini. Penanganan terpadu—seperti pembenahan sistem drainase, normalisasi sungai, dan optimalisasi pintu air serta pompa—sangat mendesak dilakukan agar warga bisa kembali hidup tenang dan nyaman di rumah mereka masing-masing.
Jurnalis : Bambang
Editor : Diana
- Penulis: Diana Ningsih




Saat ini belum ada komentar