T Rinel Pimpin HDCI Sumut, Ijeck Pamit Setelah 27 Tahun
- account_circle Syawal
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Provinsi Sumatera Utara digelar di Hotel Pancur Gading, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (25/4).
Agenda ini menjadi momentum penting pergantian kepemimpinan di tubuh organisasi motor gede tersebut.
Ketua HDCI Sumut, Musa Rajekshah, resmi pamit dari jabatannya setelah memimpin sejak 1999.
Estafet kepemimpinan kini beralih kepada Tengku Rinel sebagai ketua baru HDCI Sumut. Sementara itu, HDCI Kota Medan dipimpin Musa Arjianshah dan HDCI Kabupaten Deliserdang dikomandoi Simon.
“Saya pamit dari jabatan Ketua HDCI Sumut. Saya tidak meninggalkan HDCI, tetapi hanya jabatan yang saya tinggalkan. Semangat masih terus membara bersama HDCI,” ujar pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.
Ijeck menjelaskan, keputusannya mundur dilatarbelakangi kesibukannya sebagai anggota DPR RI, sehingga tidak lagi dapat mengontrol organisasi secara maksimal. Menurutnya, regenerasi merupakan hal penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.
“Saya menyadari tidak banyak waktu untuk mengurusi HDCI. Tidak menjadi ketua bukan berarti meninggalkan organisasi. Setiap organisasi perlu regenerasi,” katanya.
Selama masa kepemimpinannya, Ijeck dikenal menerapkan aturan tegas di internal HDCI Sumut. Ia tidak segan mengambil tindakan terhadap anggota yang melanggar aturan organisasi, termasuk pemberhentian keanggotaan.
“Kita harus tegas dalam berorganisasi. Jika ada anggota yang tidak tertib, langsung kita keluarkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa komunitas motor tidak seharusnya membeda-bedakan jenis kendaraan. Menurutnya, semangat kebersamaan antar-bikers harus dijaga dengan prinsip satu aspal.
“Tidak ada perbedaan, mau motor tua atau baru, kita tetap sama-sama di jalan, hujan dan panas bersama,” ujarnya.
Menariknya, Ijeck menyebut bahwa HDCI Sumut tidak mewajibkan anggotanya memiliki motor Harley-Davidson, selama kapasitas mesin minimal 400 cc agar dapat mengimbangi saat berkendara bersama.
Selain itu, ia terus mengingatkan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, terutama saat konvoi motor gede. Ia berharap anggota HDCI menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Dalam perjalanannya, HDCI Sumut juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti penyaluran bantuan sembako hingga pembangunan fasilitas di daerah. Kegiatan tersebut kerap dilakukan saat touring bersama.
Di akhir pernyataannya, Ijeck berharap kepemimpinan baru di bawah Tengku Rinel mampu membawa HDCI Sumut semakin berkembang tanpa melupakan nilai dasar organisasi.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar