Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Petani di NTT Kuota Pupuk Subsidi Hanya 42 Kg, PT Pupuk Indonesia: Data Berasal dari Dinas Pertanian

Petani di NTT Kuota Pupuk Subsidi Hanya 42 Kg, PT Pupuk Indonesia: Data Berasal dari Dinas Pertanian

  • account_circle Mario
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Forum Rapat Koordinasi Sinergi Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang diinisiasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, di Hotel Harper Kupang, Jumat (17/7/2026), mengungkap sejumlah persoalan yang masih dihadapi petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

Salah satu temuan yang menjadi sorotan dalam forum tersebut adalah adanya petani yang tercatat hanya memperoleh kuota pupuk bersubsidi sebanyak 42 kilogram dalam setahun. Informasi itu disampaikan salah satu distributor saat sesi dialog yang dihadiri jajaran PT Pupuk Indonesia (Persero), distributor, dan pengecer pupuk bersubsidi dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menanggapi hal tersebut, CEO Regional 3 PT Pupuk Indonesia, Eko Suroso, yang membawahi tujuh provinsi termasuk NTT, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan disebabkan oleh keterbatasan stok pupuk.

Menurut Eko, stok pupuk bersubsidi di NTT saat ini berada dalam kondisi aman.

“Stok pupuk subsidi untuk NTT, baik Urea maupun NPK, saat ini lebih dari 8.000 ton. Sekitar 4.500 ton merupakan pupuk Urea, sedangkan sisanya adalah NPK. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani hingga dua sampai tiga bulan ke depan,” ujarnya.

Eko menjelaskan, besaran kuota pupuk yang diterima setiap petani tidak ditetapkan oleh PT Pupuk Indonesia, melainkan berdasarkan data yang disusun pemerintah melalui Kementerian Pertanian dengan sumber data dari dinas pertanian di daerah.

“Terkait adanya petani yang hanya mendapat kuota 42 kilogram per tahun, kuota itu sepenuhnya berasal dari Kementerian Pertanian yang datanya bersumber dari dinas-dinas pertanian di daerah. Setiap tiga sampai empat bulan database dibuka untuk dilakukan perbaikan, sehingga sebenarnya data tersebut masih bisa dikoreksi,” jelasnya.

Ia menegaskan, PT Pupuk Indonesia tidak memiliki kewenangan untuk mengubah data penerima maupun besaran kuota pupuk bersubsidi.

“Kami tidak bisa mengintervensi kenapa bisa terinput seperti itu. Yang perlu kita telusuri bersama adalah penyebabnya. Bisa saja ada banyak faktor, tetapi faktanya memang ada dan itu menjadi masukan penting dalam forum ini,” katanya.

Eko juga memastikan PT Pupuk Indonesia siap menyalurkan pupuk sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin mengatakan forum tersebut sengaja digelar untuk mempertemukan PT Pupuk Indonesia, distributor, dan pengecer agar setiap persoalan yang selama ini dikeluhkan petani dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama.

“Tujuan kita bukan mencari siapa yang salah atau siapa yang benar, tetapi mencari jalan keluar agar pupuk bersubsidi benar-benar tersedia dan sampai tepat waktu ke tangan petani,” ujar Usman.

Ia berharap hasil diskusi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, agar proses pendataan petani penerima pupuk bersubsidi semakin akurat dan penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Forum yang untuk pertama kalinya mempertemukan PT Pupuk Indonesia, distributor, dan pengecer pupuk bersubsidi dari wilayah Dapil NTT II itu diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan, sehingga berbagai persoalan distribusi maupun pendataan pupuk bersubsidi dapat diselesaikan secara bersama demi mendukung produktivitas pertanian di Nusa Tenggara Timur.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas Wasit Sumut Sekarang Buruk

    Kualitas Wasit Sumut Sekarang Buruk

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Medan – Kualitas perangkat pertandingan Sumatera Utara dapat menjadi sorotan. Ini dikarenakan perangkat pertandingan yann dimiliki PSSI menurun performanya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. PSSI Sumut diminta tidak menutup mata terhadap penurunan kualias ini. Karena kualitas wasit Sumut sudah kalah dengan Sumbar, Aceh dan Riau “Jangan menutup mata bahwa perangkat pertandngan kita mengalami penurunan kualitas. […]

  • Tanam Durian di Desa Hoi, Usman Husin Ingin Jadikan Model untuk Kabupaten TTS

    Tanam Durian di Desa Hoi, Usman Husin Ingin Jadikan Model untuk Kabupaten TTS

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 159
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, menanam bibit durian unggul varietas Monthong sambung bersama masyarakat Desa Hoi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (28/7/2026). Penanaman tersebut menjadi simbol dimulainya pengembangan sentra durian unggul yang diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain di Kabupaten TTS. Kegiatan […]

  • Trans Jateng Magelang- Temanggung akan Beroperasi pada Agustus 2027

    Trans Jateng Magelang- Temanggung akan Beroperasi pada Agustus 2027

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat integrasi transportasi antardaerah melalui pengembangan layanan angkutan aglomerasi Trans Jateng di kawasan Gelangmanggung yang meliputi Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang. Koridor baru tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2027 untuk mendukung mobilitas masyarakat, pendidikan, hingga sektor pariwisata. Komitmen pengembangan layanan Trans Jateng Gelangmanggung ditandai dengan […]

  • 11 Pria Diamankan dengan Hasil Tes Urine Positif,Polres Dumai Gelar Razia di Kawasan Rawan Narkoba

    11 Pria Diamankan dengan Hasil Tes Urine Positif,Polres Dumai Gelar Razia di Kawasan Rawan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DUMAI.JARRAKPOS.COM – Polres Dumai melalui Satuan Reserse Narkoba bersama Tim Raga dan personel gabungan melaksanakan razia di sejumlah titik yang menjadi sasaran pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dumai, Sabtu (10/10/2026) sore. Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB tersebut, petugas mengamankan 11 orang laki-laki untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah hasil tes urine […]

  • Rahmad Sukendar Desak Polri Tinggalkan Budaya Hedon: Pertemuan Kapolri–Kasatwil Harus Jadi Titik Balik Reformasi

    Rahmad Sukendar Desak Polri Tinggalkan Budaya Hedon: Pertemuan Kapolri–Kasatwil Harus Jadi Titik Balik Reformasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tude
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai pertemuan Kapolri bersama seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) se-Indonesia harus menjadi momentum pembenahan besar-besaran di tubuh Polri. Ia menegaskan bahwa masyarakat menuntut perubahan nyata, bukan sekadar seremonial atau wacana reformasi yang tidak kunjung terwujud.  “Agenda yang digelar Kapolri ini harus jadi titik balik. Polri […]

  • Keluarga Besar SMPN 2 Sindang Mengadakan Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

    Keluarga Besar SMPN 2 Sindang Mengadakan Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 259
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPost.Com- Nabi Muhammad SAW adalah Nabi akhir zaman yang menuntun manusia untuk keluar dari zaman Jahillyah dan kebodohan, yang mengajarkan pondasi ketuhanan dan ke imanan pada umat manusia, menghapus perbudakan ,dan menghargai antar umat manusia. SMPN 2 Sindang – Indramayu yang selalu mencetak generasi muda yang unggul serta berakhlak mulia pada siswa/i nya. Bertempat […]

expand_less