Industri Makin Melirik SMKN 2 Kupang, Mitsubishi Fuso Serahkan Kendaraan Rp 1,3 Miliar untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
- account_circle Mario
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pendidikan vokasi tidak cukup hanya membekali siswa dengan teori di ruang kelas. Ketersediaan sarana praktik yang memadai menjadi bagian penting untuk membentuk keterampilan dan menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.
Komitmen memperkuat pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors yang difasilitasi PT Bosowa Berlian Motor melalui penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit kendaraan Mitsubishi Fuso yang mencapai sekitar Rp 1,3 Miliar kepada SMK Negeri 2 Kupang.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung pembelajaran praktik bagi peserta didik, sekaligus memperkuat kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi perkembangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M.; Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK), Alfonsius Ara Kian, S.Fil.; serta Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMK, Ayub S. P. Sanam, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran kendaraan tersebut menjadi tambahan sarana pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sekolah untuk mendekatkan proses pendidikan dengan kebutuhan praktik di lapangan. Dengan dukungan fasilitas yang relevan, siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan memahami penerapan kompetensi sesuai bidang keahlian.
Kepala SMK Negeri 2 Kupang, Hebner Dakabesi, menyampaikan apresiasi kepada PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors atas bantuan yang diberikan kepada sekolah. Menurutnya, dukungan dari dunia industri merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi.
“Bantuan satu unit kendaraan Mitsubishi Fuso ini sangat berarti bagi SMK Negeri 2 Kupang, terutama dalam mendukung pembelajaran praktik siswa. Pendidikan vokasi membutuhkan sarana yang memungkinkan peserta didik belajar secara langsung, mengenal teknologi dan peralatan yang digunakan di dunia industri, serta membangun keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors atas kepedulian dan dukungannya terhadap pendidikan di NTT. Kami berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembelajaran dan peningkatan kompetensi siswa,” ujar Hebner.
Lanjutnya, bagi kami, kerja sama antara sekolah dan dunia industri bukan hanya tentang bantuan fasilitas, tetapi juga tentang membangun jembatan agar lulusan SMK semakin siap memasuki dunia kerja, memiliki keterampilan yang relevan, dan mampu bersaing.
Bagi SMK Negeri 2 Kupang, dukungan sarana praktik seperti ini diharapkan memperkuat upaya sekolah dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri pun menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pendidikan vokasi terus berkembang sesuai kebutuhan zaman. Dengan fasilitas yang mendukung dan proses pembelajaran yang tepat, siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk mengasah kemampuan serta membangun masa depan melalui kompetensi yang dimiliki.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar