Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin Soroti Keterbatasan Kios Pupuk Subsidi di 11 Kabupaten NTT: Petani Jangan Terbebani Biaya Transportasi

Usman Husin Soroti Keterbatasan Kios Pupuk Subsidi di 11 Kabupaten NTT: Petani Jangan Terbebani Biaya Transportasi

  • account_circle Mario
  • calendar_month 21 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Persoalan pupuk bersubsidi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak cukup diselesaikan hanya dengan memastikan stok tersedia. Jika kios penyalur jauh dari sentra pertanian, petani tetap harus menanggung beban tambahan untuk mendapatkan pupuk yang mereka butuhkan. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Usman Husin, Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II.

Usman mendorong PT Pupuk Indonesia menambah kios pupuk bersubsidi di kecamatan-kecamatan yang memiliki areal pertanian luas, terutama di wilayah yang akses petaninya terhadap pupuk masih terbatas. Ia menilai, ketersediaan pupuk di tingkat gudang atau kabupaten belum tentu menjawab persoalan apabila distribusinya belum menjangkau petani secara dekat dan merata.

Permintaan tersebut telah disampaikan Usman kepada PT Pupuk Indonesia, dengan menyasar 11 kabupaten di NTT, yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sabu Raijua, dan Rote Ndao.

Menurut Usman, pemerintah dan pihak terkait perlu melihat persoalan pupuk bersubsidi dari sudut pandang petani. Bagi petani di wilayah yang jauh dari kios, mendapatkan pupuk bukan sekadar soal membeli barang, tetapi juga soal biaya transportasi, waktu, dan tenaga yang harus dikeluarkan.

“Jangan sampai pupuk bersubsidi tersedia, tetapi petani justru kesulitan mendapatkannya karena kios terlalu jauh. Kalau petani harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk mengambil pupuk, maka beban mereka tetap berat. Subsidi seharusnya membantu petani, bukan membuat mereka kembali terbebani oleh persoalan distribusi,” tegas Usman, (24/10/2026).

Ia menilai, penambahan kios harus didasarkan pada kebutuhan riil di lapangan, terutama luas lahan pertanian, jumlah petani yang membutuhkan pupuk, serta jarak dari sentra produksi menuju kios penyalur. Dengan demikian, penempatan kios tidak sekadar memenuhi administrasi distribusi, tetapi benar-benar memudahkan petani.

Usman juga mengingatkan bahwa persoalan distribusi tidak boleh dianggap selesai hanya karena pupuk telah dikirim ke suatu wilayah. Ukuran keberhasilan penyaluran, menurut dia, harus dilihat dari kemudahan petani memperoleh pupuk sesuai ketentuan, tepat waktu, dan tanpa terbebani biaya tambahan yang tidak perlu.

“Kita jangan hanya melihat pupuk sudah masuk ke kabupaten atau kecamatan. Pertanyaannya, apakah petani benar-benar mudah mendapatkannya? Kalau aksesnya masih jauh dan sulit, berarti masih ada persoalan yang harus dibenahi,” ujarnya.

Karena itu, Usman mendorong PT Pupuk Indonesia melakukan pemetaan ulang terhadap wilayah-wilayah pertanian di NTT yang masih kekurangan kios pupuk bersubsidi. Hasil pemetaan tersebut perlu menjadi dasar penambahan kios, khususnya di kecamatan dengan areal pertanian luas dan akses distribusi yang belum memadai.

Ia berharap usulan tersebut tidak berhenti sebagai catatan atau wacana, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Sebab, bagi petani, persoalan pupuk berkaitan langsung dengan biaya produksi, kelancaran musim tanam, dan peluang meningkatkan hasil panen.

Bagi Usman, memperbaiki distribusi pupuk bersubsidi berarti memastikan manfaat subsidi benar-benar sampai kepada petani yang berhak. Jangan sampai negara telah mengalokasikan subsidi, tetapi petani masih harus membayar mahal hanya untuk menjangkau kios tempat pupuk itu disalurkan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tani Merdeka Sumenep Ajak Jaga Persatuan di Tengah Aksi Unjuk Rasa

    Tani Merdeka Sumenep Ajak Jaga Persatuan di Tengah Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.544
    • 0Komentar

    Sumenep — Menyikapi dinamika aksi unjuk rasa yang belakangan muncul di berbagai daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Sumenep mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga suasana kondusif. Ketua DPD Tani Merdeka Sumenep, Ahmada Jailani, menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus disampaikan dengan cara damai dan tidak terjebak pada tindakan provokatif yang justru merugikan […]

  • Restoratif Justice: Kasus Penjambretan di Sleman Masuk Jalur Mediasi

    Restoratif Justice: Kasus Penjambretan di Sleman Masuk Jalur Mediasi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    SLEMAN,JARRAKPOS.COM – Kasus Penjambretan Di Sleman Masuk Babak Baru, Istri Sudah Meminta Maaf Ke Keluarga Jambret, Kini Kasus Tersebut Masuk Jalur Mediasi, Keluarga Hogi Minaya Siap Memberi Tali Asih Kasus seorang suami di Sleman yang ditetapkan sebagai tersangka usai memepet pelaku jambret demi melindungi istrinya, kini dimediasi untuk mengupayakan jalan perdamaian atau Restoratif Justice. Kasus […]

  • Belum Aman Dari Peredaran Narkoba, kini Malahan Ditemukan Tanaman Ganja di Kuningan

    Belum Aman Dari Peredaran Narkoba, kini Malahan Ditemukan Tanaman Ganja di Kuningan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Peredaran Narkoba di Kota Kuda Kabupaten Kuningan Jawabarat sepertinya belum aman, terbukti masih banyak tersangka yang tertangkap dengan barang bukti berbagai macam jenis Narkoba. Selama 3 bulan terakhir periode bulan Mei hingga Juli 2026 Satresnarkoba Polres Kuningan mengamankan 12 tersangka dari 11 kasus yang diungkap. Dalam keterangannya Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar […]

  • Kodim 0320/Dumai Bekerja Sama Dengan Orado 101,Gelar Turnamen Domino Rebut Piala Panglima TNI Sambut HUT TNI ke 81 Tahun

    Kodim 0320/Dumai Bekerja Sama Dengan Orado 101,Gelar Turnamen Domino Rebut Piala Panglima TNI Sambut HUT TNI ke 81 Tahun

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DUMAI.JARRAKPOS.COM — Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 digelar di Aula Sudirman Makodim 0320/Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Minggu (27/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di 101 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. […]

  • Ketua DPRD dan Wakil Bupati Kabupaten Magelang Memimpin Audensi Polemik PPG PAI  Bersama GPK Aliansi Tepi Barat

    Ketua DPRD dan Wakil Bupati Kabupaten Magelang Memimpin Audensi Polemik PPG PAI Bersama GPK Aliansi Tepi Barat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gerakan Pemuda Ka’bah Aliansi Tepi Barat (GPK ATB) kembali mendampingi para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang di Aula DPRD Kabupaten Magelang, Rabu (28/1/2026). Dalam audiensi ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Wakil Bupati Magelang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kemenag Kabupaten Magelang. Guru PAI […]

  • Kasi Intelijen Kejari Kuningan Resmi Dijabat Alexander Apriyanto

    Kasi Intelijen Kejari Kuningan Resmi Dijabat Alexander Apriyanto

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan pimpin langsung acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelantikan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kuningan yang diselenggarakan di Aula Kejaksaan Negeri Kuningan, Senin (20/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala Seksi, Kasubbag Pembinaan, para Jaksa, pegawai Kejaksaan Negeri Kuningan, beserta jajaran. Pelaksanaan serah terima jabatan ini merupakan bagian dari […]

expand_less