Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,77 Persen pada Minggu Keempat Oktober
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 10 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kabag Perekonomian Setda Pacitan, Ayub Setyo Budi.
Pacitan,JarrakPos.com-Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan masih menjadi pemicu kenaikan harga di Kabupaten Pacitan. Pada minggu keempat Oktober 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Pacitan tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,77 persen, dengan cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Pacitan, Ayub Setyo Budi, mengatakan, bahwa berdasarkan data BPS yang diolah, posisi IPH Pacitan tersebut menempatkan daerah ini pada urutan kelima di Jawa Timur, ketujuh di Pulau Jawa, dan ke-62 secara nasional.
Berdasarkan pemantauan harga di pasar, kenaikan pada minggu keempat Oktober juga terjadi pada beras medium, minyak goreng, daging sapi, cabai merah, bawang merah, dan gula pasir dibandingkan rata-rata harga September. “Sementara itu, harga telur ayam ras dan cabai rawit mengalami penurunan,” kata Ayub, Senin (26/10).
Secara bulanan, IPH Pacitan pada September tercatat sebesar 2,06 persen. Adapun secara tahunan (year on year), IPH mencapai 3,79 persen, sedangkan secara tahun kalender (year to date) tercatat minus 1,65 persen.
Kenaikan harga pangan ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga komoditas strategis. Pemantauan perkembangan harga secara berkala diperlukan agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo





Saat ini belum ada komentar