Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dinas Pertanian NTT Pastikan Data Kebutuhan Pupuk Disusun Sesuai Usulan Petani, Siap Koordinasi Jika Ada Kekeliruan

Dinas Pertanian NTT Pastikan Data Kebutuhan Pupuk Disusun Sesuai Usulan Petani, Siap Koordinasi Jika Ada Kekeliruan

  • account_circle Mario
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Menyusul munculnya temuan adanya petani yang tercatat hanya memperoleh kuota pupuk bersubsidi sebanyak 43 kilogram per tahun dalam forum Sinergi Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang difasilitasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan akan terus memperkuat koordinasi untuk menyempurnakan pendataan kebutuhan pupuk petani.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PSPPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Tommy M. Johannis, menjelaskan bahwa penyusunan kebutuhan pupuk bersubsidi berawal dari usulan kelompok tani yang kemudian direkap oleh penyuluh pertanian di lapangan.

Menurutnya, petugas penyuluh tidak memiliki kewenangan untuk mengurangi kebutuhan pupuk yang diusulkan petani.

“Data kebutuhan petani dilakukan oleh petugas kami di lapangan, yaitu para penyuluh. Penyuluh hanya merekap berdasarkan usulan dari kelompok tani. Jadi tidak boleh petugas mengurangi usulan kebutuhan pupuk dari petani,” jelas Tommy, (23/7/2026).

Ia mengatakan, selama ini pihaknya tidak menemukan adanya kesalahan yang dilakukan penyuluh dalam proses pendataan. Namun, kemungkinan perbedaan data dapat terjadi pada informasi luas lahan yang disampaikan petani.

“Yang mungkin terjadi adalah data kepemilikan atau luas lahan. Misalnya petani memiliki lahan 1,2 hektare, tetapi yang diusulkan hanya 1 hektare karena pengukurannya belum dilakukan secara presisi. Akibatnya, kebutuhan pupuk yang dihitung hanya untuk 1 hektare, sementara 0,2 hektare tidak terakomodasi. Kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi,” ujarnya.

Tommy menegaskan, baik Dinas Pertanian kabupaten maupun provinsi selama ini tidak pernah dengan sengaja mengurangi kebutuhan pupuk yang diusulkan petani.

“Sampai saat ini kami belum pernah menemukan pengalaman di mana dinas mengurangi kebutuhan pupuk petani. Usulan berasal dari kelompok tani, kemudian direkap oleh penyuluh untuk diteruskan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Selain menjelaskan mekanisme pendataan, Tommy juga memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di NTT dalam kondisi aman. Bahkan, penyerapan pupuk oleh petani terus mengalami peningkatan seiring meningkatnya aktivitas pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Billy Oemboe Wanda, menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap setiap masukan yang muncul di lapangan.

Menurutnya, apabila ditemukan kekeliruan dalam pendataan maupun penetapan kebutuhan pupuk, Dinas Pertanian siap berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, penyuluh, kelompok tani, hingga Kementerian Pertanian untuk melakukan perbaikan.

“Kalau memang ada kekeliruan, tentu ke depan kita akan terus melakukan koordinasi untuk memperbaikinya. Yang terpenting adalah data petani semakin akurat sehingga penyaluran pupuk bersubsidi benar-benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran,” ujar Joaz.

Ia berharap komunikasi yang telah dibangun melalui forum bersama PT Pupuk Indonesia, distributor, pengecer, dan pemerintah dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pupuk bersubsidi di NTT.

Dengan sinergi seluruh pihak, pemerintah optimistis proses pendataan, penyaluran, hingga pemanfaatan pupuk bersubsidi akan semakin baik, sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi dan produktivitas sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur terus meningkat.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Berdayakan Warga Desa Mata Air melalui Olahan Kelor dan Kunyit

    Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Berdayakan Warga Desa Mata Air melalui Olahan Kelor dan Kunyit

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 42
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Tanaman kelor dan kunyit yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat Desa Mata Air, Kelurahan Kelapa Tinggi, Kabupaten Kupang, tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Kedua tanaman tersebut juga memiliki potensi untuk diolah menjadi produk pangan dan minuman kesehatan yang memiliki nilai tambah. Potensi itu menjadi perhatian Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes […]

  • Pelantikan KONI Masa Bhakti 2026-2030 Dan Di Ketuai Oleh Abdul Kadir Jailani.S.H

    Pelantikan KONI Masa Bhakti 2026-2030 Dan Di Ketuai Oleh Abdul Kadir Jailani.S.H

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Dumai.Jarrakpos.com – Abdul Kadir Jailani, S.H. atau AKJ resmi memimpin KONI Kota Dumai untuk masa bakti 2026-2030. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Riau Ir. Iskandar Hoesin, M.H. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai laksanakan pelantikan kepengurusan masa bakti 2026-2030 sekaligus rapat kerja di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Senin (28/9/2026). Dalam kegiatan […]

  • Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Viral di Medsos Video seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digiring polisi menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video itu, pria tersebut disebut-sebut menyamar memakai hijab dan masuk ke kos putri sambil membawa senjata tajam (sajam) dan minuman keras. Namun, klarifikasi dari pihak kepolisian mengungkap fakta yang berbeda. Polisi Luruskan Isu Kasihumas Polres Bangkalan, […]

  • Wakapolda Kepri Tutup Kejuaraan Drag Race, Road Race, dan Drag Bike Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025

    Wakapolda Kepri Tutup Kejuaraan Drag Race, Road Race, dan Drag Bike Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com |  Puncak rangkaian Kejuaraan Drag Race, Road Race, dan Drag Bike dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 resmi ditutup oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. dalam kegiatan penutupan yang diselenggarakan di Infinity Club Bengkong, Kota Batam, pada Minggu malam (6/7/2025) pukul 19.30 WIB s/d selesai. Kegiatan ini […]

  • MBG : Investasi Besar Untuk Anak Desa Dan Indonesia Emas

    MBG : Investasi Besar Untuk Anak Desa Dan Indonesia Emas

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Oleh : Eko Mulyadi, S.I.P, M.Pd Sekretaris Jenderal Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) Ekonom peraih Nobel, Amartya Sen, dalam Development as Freedom mengingatkan bahwa hakikat pembangunan bukan semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi, melainkan memperluas kemampuan (capabilities) setiap manusia untuk hidup sehat, berpendidikan, dan memiliki kesempatan berkembang. Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa investasi terbesar sebuah bangsa […]

  • Kejari Jakarta Pusat Gelar Tausiyah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat mengadakan acara tausiyah yang bertujuan untuk mempersiapkan diri secara spiritual. Acara yang bertemakan “Hidup dan Sejahtera dengan Memaknai Bulan Ramadhan” ini berlangsung di Aula HM. Prasetyo, Lantai V, Gedung Kejari Jakarta Pusat, Jalan Merpati Blok B-XII No. 5, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada […]

expand_less