SPOBDA Sumut Tak Terpengaruh Penghentian Anggaran Kemenpora
- account_circle Syawal
- calendar_month 58 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Beberapa daerah memastikan pembinaan atlet muda tetap berjalan menggunakan dana daerah meskipun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghentikan program Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) dan Pra POPNAS.
Seperti disampaikan Kepala UPT SPOBDA/SPOBNAS Sumut, H Apri Sugiarto. Menurut nya, pembinaan atlet Spobda Sumatera Utara tetap imbang jalan, meski Kemenpora RImenghentikan program Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS)
“Tak ada masalah dengan Spobda Sumatera Utara. Kita sudah mengantisipasi nya”, kata
Kepala UPT SPOBDA/SPOBNAS Sumut, H Apri Sugiarto dalam pesan wasthap nya, Selasa (25/8) malam.
Seperti diketahui, Pemerintah resmi menghentikan sementara seluruh kegiatan pembinaan Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) tahun anggaran 2026 mulai 25 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam surat bernomor : B/PR.03.00/4.13.8/SET/IV/2026 tertanggal 13 April 2026.
Surat tersebut ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro, sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait penajaman belanja kementerian/lembaga tahun anggaran 2026.
Dalam surat itu ditegaskan, penghentian dilakukan untuk kepentingan evaluasi dan efisiensi anggaran program pembinaan olahraga nasional.
Adapun bunyi poin utama dalam surat tersebut menyatakan: “Seluruh kegiatan pembinaan SPOBNAS untuk sementara dihentikan mulai tanggal 25 April 2026 sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut.”
Selain penghentian sementara, pemerintah juga meminta seluruh pengelola SPOBNAS di daerah melakukan peninjauan ulang terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.
“Ini sudah kita antisipasi sejak bulan April dan sudahdikoordinasikan ke pimpinan. Program SPOBNAS berhenti, namun kegiatan pembinaan cabor yg bersumber APBN dialihkan ke APBD melalui mekanime PAPBD”, ujarnya
Dikatakannya, pembinaan atlet Spobda Sumatera Utara tetap berjalan. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini bapak Gubernur Sumatera Utara melalui Kadispora terhadap Pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di Sumatera Utara.
“Keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam menjaga kualitas pembinaan atlet serta perawatan sarana dan prasarana yang selama ini digunakan.”, sebut nya
Seperti program latihan rutin tetap berjalan sesuai jadwal guna mempertahankan prestasi atlet binaan yang dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan baik tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Efisiensi anggaran yang terjadi saat ini tidak mengurangi semangat dan komitmen dalam membina atlet. Pembinaan tetap berjalan dengan maksimal agar para atlet dapat terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Seperti sebelum diberlakukannya efesiensi, atlet binaan SPOBDA/SPOBNAS Dispora Sumut yang berjumlah 150 orang terdiri dari putra dan putri untuk 14 cabang olahraga dari 11 cabor dulunya, saat ini berkurang.
“Ya berkurang menjadi 86 atlet untuk 14 cabor. Namun kami tidak mengurangi standart pelayanan seperti ritme kepelatihan, makan dan sebagainya,” ucap Apri.
Menurut Apri selain fokus pada pembinaan, pihak SPOBDA/SPOBNAS Sumut juga tetap melakukan perawatan gedung dan fasilitas olahraga lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan atlet selama menjalani program latihan.
Perawatan meliputi kebersihan lingkungan, perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan ringan, serta pemeliharaan sarana pendukung agar tetap layak digunakan.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar