Megawati Saksikan Langsung, Banteng Jabar Taklukkan Bali di Adu Penalti Soekarno Cup 2026
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
CIREBON, JARRAKPOS.COM – Puncak perayaan HUT ke-81 RI di ranah olahraga ditandai dengan kemenangan dramatis Tim Banteng Jawa Barat atas Tim Banteng Bali dalam laga final Kejuaraan Soekarno Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin malam (24/8/2026), berakhir dengan skor imbang 0-0 hingga babak perpanjangan waktu, sebelum akhirnya Banteng Jabar unggul 5-3 melalui adu penalti.
Kemenangan ini menjadi kian bersejarah karena disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri, bersama sejumlah petinggi partai lainnya. Kehadiran “Ibu Mega” memberikan atmosfer tersendiri, mengingat turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, melainkan wadah pemersatu kader dan rakyat dalam semangat gotong royong ala Bung Karno.
Laga final berjalan sangat ketat. Kedua tim, yang diisi oleh talenta-talenta muda terbaik dari daerah masing-masing, saling mengunci pertahanan dengan rapi. Peluang gol sempat tercipta di beberapa momen, namun kiper kedua tim tampil heroik menjaga gawang tetap bersih.

Oplus_131072
Ketika wasit meniup peluit panjang usai 120 menit permainan, skor tetap 0-0. Keputusan pun jatuh ke titik putih. Dalam drama adu penalti yang mencekam, eksekutor Banteng Jabar menunjukkan mental baja. Dari lima eksekusi, empat gol berhasil dicetak, sementara satu lagi gagal. Di sisi lain, Banteng Bali hanya mampu mengonversi tiga tendangan mereka. Skor akhir 5-3 (termasuk hasil regular time dan penalti sesuai format turnamen) memastikan trofi bergilir Soekarno Cup kembali ke tangan wakil dari tanah Pasundan.
Usai pertandingan, suasana stadion berubah menjadi pesta kemenangan. Ketua DPP PDI Perjuangan, Prananda Prabowo, didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua Panitia Nasional Komarudin Watubun, secara simbolis menyerahkan trofi kepada kapten Tim Banteng Jabar.
Dalam sambutannya, Prananda menekankan bahwa Soekarno Cup adalah manifestasi dari visi Bung Karno yang ingin melihat pemuda Indonesia sehat, tangguh, dan bersatu. “Sepak bola adalah alat pemersatu. Hari ini, Jabar dan Bali bertanding, tapi besok kita semua bersatu membangun Indonesia,” ujar Prananda di tengah sorak-sorai ribuan suporter yang memadati GBT.

Turut hadir dalam kemeriahan ini adalah rombongan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon yang sebelumnya melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar. Kedatangan mereka yang dipimpin Ketua DPC Rudiana, S.E., menggunakan dua bus dan satu mobil HiACE, menambah semarak dukungan bagi skuad Banteng Jabar.
Rudiana menyatakan bahwa kehadiran kader Cirebon di Surabaya adalah bentuk nyata kecintaan terhadap ideologi partai dan tokoh sentralnya, Bung Karno. “Kami datang dari Blitar setelah berziarah, lalu ke sini untuk mendukung. Ini adalah rangkaian napas perjuangan yang tidak terputus,” kata Rudiana.
Kemenangan Banteng Jabar ini diharapkan tidak hanya menjadi euforia sesaat. Para pelatih dan pengurus tim berharap para pemain muda ini dapat terus berkembang dan menjadi tulang punggung sepak bola nasional di masa depan, sekaligus membawa nilai-nilai sportivitas dan nasionalisme ke masyarakat luas.
Soekarno Cup 2026 resmi ditutup dengan deklarasi persatuan, mengingatkan semua pihak bahwa di balik rivalitas di lapangan hijau, tali persaudaraan sebagai bangsa Indonesia tetaplah yang utama.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar