Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Soroti Belanja Pegawai Hingga Rencana Utang, Fraksi Gerindra Kritik Tajam Raperda APBD Kuningan 2027

Soroti Belanja Pegawai Hingga Rencana Utang, Fraksi Gerindra Kritik Tajam Raperda APBD Kuningan 2027

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan memanas saat Fraksi Partai Gerindra menyampaikan Pandangan Umum (PU) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027. Melalui juru bicaranya, Sri Laelasari, Fraksi Gerindra melontarkan kritik tajam terkait struktur anggaran daerah yang dinilai belum berpihak secara optimal kepada masyarakat.

​Dalam nota keuangan APBD 2027, Pendapatan Daerah dirancang sebesar Rp 2,678 triliun lebih, sementara Belanja Daerah dipatok Rp 2,685 triliun lebih. Di balik angka tersebut, Gerindra menyoroti sejumlah ketimpangan krusial yang dinilai berpotensi mengancam kesehatan fiskal Kabupaten Kuningan.

​Alokasi Belanja Pegawai Melampaui Batas UU HKPD

​Sorotan paling tajam diarahkan pada alokasi Belanja Pegawai yang mencapai Rp 1,301 triliun lebih atau sekitar 48,45% dari total anggaran belanja daerah. Sri mengingatkan bahwa angka ini berbenturan langsung dengan Pasal 146 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), yang mewajibkan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30% mulai tahun 2027.

​”Pemerintah daerah dituntut melakukan pemetaan ulang beban belanja dan rasionalisasi anggaran agar ambang batas 30 persen terpenuhi, tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik maupun kesejahteraan aparatur,” tegas Sri dalam rapat paripurna tersebut.

​Dominasi Belanja Operasi dan Minimnya Anggaran Infrastruktur 

​Ketimpangan juga terlihat dari struktur belanja yang didominasi Belanja Operasi hingga 78,28% (Rp 2,102 triliun lebih). Besarnya belanja rutin ini dinilai menggerus ruang fiskal untuk pembangunan infrastruktur publik.

​Fraksi Gerindra mencatat alokasi Belanja Modal untuk Jalan, Jaringan, dan Irigasi hanya mendapat porsi Rp 27,93 miliar, padahal sektor ini merupakan penggerak utama ekonomi UMKM dan pertanian daerah. Ironisnya, alokasi terbesar justru tersedot pada Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebesar Rp 48,34 miliar (lebih dari 40% total belanja modal), yang dinilai membutuhkan pengawasan serta transparansi ketat.

​Sektor PAD dan Retribusi Ditargetkan Terlalu Rendah 

​Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 459,87 miliar (17,1% dari total pendapatan), Gerindra menilai pengelolaan potensi daerah masih terlampau konservatif. Beberapa pos pendapatan yang dikritik antara lain:

​Pajak MBLB ditargetkan hanya Rp 2,5 miliar, Pajak Air Tanah dipatok pada angka Rp 4 miliar, Retribusi Pariwisata ditargetkan sebesar Rp 972 juta lebih,
​Retribusi Pelayanan Pasar Hanya dibebankan target Rp 610 juta lebih.

​Target-target tersebut dinilai terlalu kecil dan tidak sebanding dengan potensi riil sektor kepariwisataan dan perdagangan di Kabupaten Kuningan.

​Desak Penganggaran Berbasis Kinerja

​Menutup pandangannya, Fraksi Gerindra menyoroti alokasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 18,5 miliar untuk pembayaran utang daerah, serta penggunaan SiLPA sebesar Rp 25,5 miliar agar dikalkulasi secara realistis dan tidak sekadar menjadi penambal defisit akibat perencanaan yang buruk.

​Atas dasar berbagai catatan tersebut, Fraksi Partai Gerindra mendesak pihak Eksekutif untuk beralih ke sistem anggaran berbasis kinerja agar setiap rupiah APBD benar-benar terserap secara tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kuningan. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ajak Perusahaan Wujudkan Lingkungan Kerja yang Inklusif

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ajak Perusahaan Wujudkan Lingkungan Kerja yang Inklusif

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Upaya menciptakan dunia kerja yang aman dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh pekerja terus didorong BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penguatan pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang mengedepankan prinsip inklusivitas. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan K3 Inklusif dengan mengusung tema “Aman Bekerja, Setara Berkarya”, yang […]

  • Dispora Provinsi Bengkulu, Ayo Ikuti Seleksi PPLM

    Dispora Provinsi Bengkulu, Ayo Ikuti Seleksi PPLM

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar
  • Kabupaten Magelang Bakal Punya Hotel Standar Internasional

    Kabupaten Magelang Bakal Punya Hotel Standar Internasional

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MAGELANG.JARRAKPOS.COM – Proyek pembangunan kawasan terpadu Aston Borobudur Resort & Convention yang berlokasi di area eks Pabrik Kertas Blabak, Kabupaten Magelang, secara resmi dimulai. Langkah awal strategi proyek ini ditandai dengan acara doa bersama dan pembersihan lahan kawasan pada Kamis (8/10/2026). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magelang, Sahid yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Magelang, menyampaikan penghargaan […]

  • Langkah Pesilat Sumut Mulus di PON Bela Diri

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Kudus+ Lima pesilat Sumatera Utara yang berlaga pada hari pertama cabang olahraga pencak silat PON Bela Diri 2015, Kudus, Jawa Tengah, melaju ke babak selanjutnya setelah berhasil mengalahkan lawan lawannya. Pesilat pertama yang memastikan langkah ke babak penyisihan selanjutnya adalah Pandira Sinaga (+50-55 kg putra) yang berhasil mengalahkan Rony Rasya Putra dari Bengkulu. Berlaga di […]

  • Polisi Tangkap Pencuri Ratusan Bungkus Rokok dengan Nilai Belasan Juta Rupiah

    Polisi Tangkap Pencuri Ratusan Bungkus Rokok dengan Nilai Belasan Juta Rupiah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, yang menyasar sebuah toko di wilayah Kecamatan Cilimus. Dalam kasus tersebut, pelaku berhasil membawa kabur ratusan bungkus rokok berbagai merek dengan nilai kerugian mencapai belasan juta rupiah. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, bahwa […]

  • Cita Madani Melalui Program Swipe Safe Perkuat Peran Guru, Kadis Pendidikan NTT Tekankan Pengawasan Anak di Ruang Digital

    Cita Madani Melalui Program Swipe Safe Perkuat Peran Guru, Kadis Pendidikan NTT Tekankan Pengawasan Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 320
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perkembangan teknologi digital yang kian cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Cita Madani bersama ChildFund International di Indonesia menggelar Pelatihan Aplikasi Swipe Safe bagi para guru di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru sebagai garda […]

expand_less