Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Di Balik Bersihnya Pacitan, Ada Mereka yang Bekerja Saat Kota Terlelap

Di Balik Bersihnya Pacitan, Ada Mereka yang Bekerja Saat Kota Terlelap

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Pagi belum benar-benar membuka matanya. Mentari masih malu-malu bersembunyi di balik mendung. Embun menetes perlahan, sementara kabut tipis menggantung di antara dinginnya udara yang menyelimuti Pacitan.

Di saat sebagian orang masih nyaman bergelung di balik selimut, sejumlah orang justru telah meninggalkan kehangatan rumah. Mereka adalah para petugas kebersihan atau “Pasukan Kuning” yang setiap pagi menyusuri sudut-sudut kota, membawa sapu, pengki, dan perlengkapan kebersihan lainnya.

Langkah mereka menyusuri pasar, trotoar, lorong-lorong jalan, hingga sudut kota yang mungkin luput dari perhatian banyak orang.

Sampah yang berserakan dipungut satu per satu. Tak ada wajah jijik ketika tangan harus bersentuhan dengan sisa-sisa aktivitas manusia. Tak pula mereka menunggu matahari meninggi untuk memulai pekerjaan.

Bagi mereka, pagi adalah waktu untuk bekerja.

Ketika sebagian besar warga mulai membuka pintu rumah dan bersiap menjalani aktivitas, jalan-jalan Pacitan diharapkan telah bersih. Kota tampak lebih rapi, udara terasa lebih nyaman, dan wajah Pacitan pun lebih sedap dipandang.

Kadis DLH Pacitan, Hj. Cicik Roudlotul Jannah, ikut turun gunung menjaga kebersihan Kota Pacitan.

Kadis DLH Pacitan, Hj. Cicik Roudlotul Jannah, ikut turun gunung menjaga kebersihan Kota Pacitan.


Di balik pemandangan kota yang bersih itu, ada tangan-tangan yang bekerja dalam diam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, mengatakan aktivitas tersebut merupakan rutinitas para petugas kebersihan setiap hari.

Mereka, kata Cicik, tak mengenal lelah. Cuaca bukan alasan untuk berhenti. Saat sebagian orang memilih berteduh dari dinginnya pagi atau derasnya hujan, para petugas kebersihan tetap harus turun ke jalan menjalankan tugasnya.

Pekerjaan itu tentu bukan tanpa risiko.

Berhadapan dengan sampah setiap hari membuat mereka rentan terhadap berbagai risiko kesehatan maupun keselamatan kerja. Namun, pekerjaan tersebut tetap dijalani sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.

Upah yang diterima mungkin belum sebanding dengan beratnya pekerjaan. Tetapi setiap pagi mereka tetap datang, membawa peralatan, menyusuri jalan, lalu membersihkan apa saja yang berserakan.

Ada ketulusan yang tumbuh dari rutinitas itu.

Tak banyak orang yang mengenal nama mereka. Tak banyak pula yang menyadari bahwa jalan yang bersih ketika pagi tiba merupakan hasil dari pekerjaan yang dimulai jauh sebelum aktivitas kota menggeliat.

“Mereka bekerja ketika langit masih kelabu. Mereka menyapu ketika sebagian besar pintu rumah masih tertutup. Dan ketika kota mulai ramai, mereka perlahan menepi, meninggalkan jalanan yang telah kembali bersih,” kata Cicik, Ahad (27/9).

Barangkali, begitulah cara para petugas kebersihan mencintai Pacitan—bukan dengan kata-kata, melainkan dengan sapu di tangan, langkah yang tak banyak mengeluh, dan kesetiaan menjaga kota setiap pagi.

Di balik wajah Pacitan yang bersih dan indah, ada pengabdian yang kerap tak terlihat.

Ada mereka yang memilih bangun lebih awal agar orang lain dapat menikmati pagi dengan lebih nyaman.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Dugaan Penipuan Rp 100 Miliar, Pengakuan Saksi Dituding Janggal 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 655
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Kasus dugaan penipuan senilai Rp 100 miliar dengan terdakwa Miming Theniko kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis 9 Januari 2025. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Tuty Haryati menghadirkan saksi Tjindriawaty Halim, istri pelapor The Siauw Thjiu, yang memberikan keterangan mengenai mekanisme transfer dan pencairan cek terkait transaksi senilai lebih dari Rp 100 […]

  • Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Gagalkan Tawuran di Kecamatan Palimanan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil menggagalkan aksi tawuran di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Senin (10/2/2025) dinihari kira-kira pukul 04.30 WIB. Petugas juga mengamankan 1 orang yang diduga hendak tawuran, dan kedapatan membawa senjata tajam. “Kita juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 senjata tajam (sajam) pencabut nyawa […]

  • Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat tantangan yang perlu diwaspadai. Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu, Samsir, mengajak pemuda untuk menjadi “maestro” media sosial, bukan sekadar pengguna pasif. “Media sosial itu seperti […]

  • Pasca Hujan Deras, Anggota TNI dan Polri Gotongroyong Bersihkan Material Longsor

    Pasca Hujan Deras, Anggota TNI dan Polri Gotongroyong Bersihkan Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 412
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciwaru pada Selasa malam (4/11/2025) menyebabkan longsor menutup akses jalan utama Desa Ciwaru, Dusun Cisereh. Material tanah dan batu yang menumpuk membuat aktivitas warga sempat terhenti. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Koramil 1505/Ciwaru, Polsek Ciwaru, Pemerintah Desa Ciwaru, dan masyarakat setempat bekerja sama membersihkan material […]

  • Usman Husin Dorong Sentra Budidaya Lele di Kota Kupang, Pokdakan Lele 24 Terima Bantuan Enam Kolam

    Usman Husin Dorong Sentra Budidaya Lele di Kota Kupang, Pokdakan Lele 24 Terima Bantuan Enam Kolam

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 205
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan budidaya terus didorong Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin. Kali ini, ia menyerahkan bantuan sarana budidaya kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Lele 24 asal Kelurahan Manulai II, sebagai langkah mendorong sentra budidaya lele di Kota Kupang. Bantuan tersebut diserahkan kepada […]

  • Sebuah Mobil Landcruiser Terbakar Di Tol Palikanci KM 201.

    Sebuah Mobil Landcruiser Terbakar Di Tol Palikanci KM 201.

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 176
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Terjadi kebakaran sebuah mobil merk Landcruiser 1973 dengan Nopol AB 1908 SS. Mobil tersebut di kemudikan oleh pemiliknya bernama Manik Adithia L. Kebakaran terjadi di Ruas Jl. Tol Palikanci KM. 201 arah Jakarta. Minggu 7/6/26. Menurut keterangan Manik Adithia sang pemilik Mobi , pagi itu Mobil sedang melaju kencang dari Kuningan hendak […]

expand_less