Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Dedi Mulyadi Tegaskan: “Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat!”

Dedi Mulyadi Tegaskan: “Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat!”

  • account_circle YL
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jarrakpos.com | Pangandaran — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menjaga pengelolaan keuangan daerah yang bersih, efisien, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pangandaran yang digelar di Gedung DPRD Pangandaran, Sabtu (25/10/2025).

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan Pemprov Jabar kini sedang gencar mengubah pola belanja rutin agar fokus pada pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satu contohnya, anggaran pembangunan jalan yang semula sekitar Rp400 miliar kini melonjak jadi Rp3,5 triliun.

“Kami hidup prihatin, tanpa pengawalan, tanpa mobil dinas, tanpa baju dinas, tanpa perjalanan dinas. Semua efisiensi itu kami lakukan supaya uang publik benar-benar kembali untuk rakyat,” ujar Dedi yang akrab disapa KDM.

Soal isu dana “mengendap” milik Pemprov Jabar yang disebut Bank Indonesia mencapai Rp4,1 triliun, Dedi meluruskan informasi itu. Menurutnya, per 17 Oktober 2025, kas daerah Jabar hanya Rp2,4 triliun—dan itu pun merupakan dana operasional yang terus berputar untuk kebutuhan publik, seperti gaji pegawai, pembayaran proyek, hingga biaya sekolah.

“Kalau disebut mengendap, harusnya uangnya diam. Faktanya, setiap hari ada arus masuk dan keluar. Jadi itu bukan uang mengendap,” tegasnya.

Kinerja keuangan Pemprov Jabar sendiri sudah mendapat pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri. Mendagri Tito Karnavian bahkan menobatkan Jawa Barat sebagai provinsi terbaik nasional dalam realisasi pendapatan dan belanja daerah, dengan capaian pendapatan 73 persen dan belanja 66 persen per Oktober 2025.

“Kami menjaga martabat kepemimpinan daerah. Tak ada penyimpangan, tak ada uang rakyat yang diselewengkan. Semua kembali ke masyarakat,” kata KDM.

Dedi juga menyinggung soal dana transfer ke daerah (TKD). Ia berharap pemerintah pusat tidak menunda pencairan untuk daerah yang sudah terbukti memiliki kinerja baik.

“Kalau kami sudah bekerja keras dan pengelolaan keuangan baik, jangan dong ditunda. TKD boleh dikurangi kalau kinerja kami jelek, tapi kalau bagus, ya harusnya diberikan,” ujarnya.

Dedi menutup dengan keyakinan bahwa jika hingga akhir tahun Pemprov Jabar tetap konsisten dalam menjaga tata kelola dan realisasi pembangunan, maka daerahnya berhak mendapat apresiasi penuh dari pemerintah pusat.

“Kalau kinerja kami baik, kemiskinan menurun, ekonomi tumbuh, maka dana transfer itu hak daerah. Harus diberikan,” tandasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Layanan Hingga Daerah, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Hadirkan 8 Unit Layanan

    Perluas Layanan Hingga Daerah, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Hadirkan 8 Unit Layanan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Bengkulu, Jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu terus melakukan inovasi untuk mempermudah akses layanan bagi peserta. Kini, pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) tidak lagi terpusat di kantor cabang, tetapi sudah bisa dilakukan melalui delapan Unit Layanan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean di kantor […]

  • HRB di Hari Santri : “Santri Harus Jadi Penggerak, Bukan Sekedar Penonton”

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com — Subulussalam — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Lapangan Beringin Kota Subulussalam, Rabu 22 Oktober 2025, Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin (HRB) menyampaikan pesan penting kepada seluruh santri untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan daerah. Dalam pidatonya, HRB menegaskan bahwa santri tidak boleh hanya menjadi penonton […]

  • Polres Magelang Kota Tangkap Pelaku Judi Online

    Polres Magelang Kota Tangkap Pelaku Judi Online

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota berhasil menangkap dua pemain judi online (judol) di sebuah warung internet (warnet) di Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah. Para pelaku memainkan jenis judi berbeda untuk mendapatkan keuntungan. Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang Kota meringkus AG (74) dan T (43), masing-masing warga Kecamatan Magelang Tengah dan Kecamatan […]

  • Wali Kota Batam Tegaskan Tidak Intervensi Laporan PMII Terhadap Kadisdik Kota Batam

    Wali Kota Batam Tegaskan Tidak Intervensi Laporan PMII Terhadap Kadisdik Kota Batam

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Wali Kota Batam Amsyakar Achmad mengatakan tidak akan mencampuri proses hukum tentang laporan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan dugaan eksploitasi pelajar. Menurut Amsyakar perkara yang masuk kerana hukum sepenuhnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.Karena itu pemerintah menghormati proses hukum yang berjalan tanpa melakukan […]

  • Kepala Disbudpora Bongkar Jejak Abah Kunang di Balik Proyek Bekasi 

    Kepala Disbudpora Bongkar Jejak Abah Kunang di Balik Proyek Bekasi 

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Persidangan kasus dugaan suap dan pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mengungkap fakta-fakta baru yang memperkuat konstruksi perkara yang tengah dibangun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Selasa (2/6/2026), Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Irman Nugraha, memberikan kesaksian […]

  • Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras

    Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 152
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Tak berkutik saat digerebek aparat, lima penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon akhirnya hanya bisa pasrah ketika ratusan botol dagangannya disita polisi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat). Razia yang digelar Sat Res Narkoba Polresta Cirebon pada Kamis (23/4/2026) siang itu menyasar sejumlah titik di Kecamatan Lemahabang dan Plumbon. Dari […]

expand_less